Sabtu, 30 Mei 2020 WIB

Terima Masyarakat Minang, Gubernur Sumut Prihatin Kerusuhan Wamena

Suwardi SinagaSenin, 30 September 2019 19:27 WIB
Istimewa
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menerima audiensi beberapa perkumpulan masyarakat Minang Sumut, di Aula Raja Inal Siregar Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (30/9/2019).

Indomedia.co - Gubernur Sumatera
Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan keprihatinannya atas kerusuhan yang
terjadi di Wamena, Papua, beberapa waktu yang lalu. Apalagi, akibat kerusuhan
itu sejumlah warga mengungsi ke luar Wamena.




Hal itu disampaikan oleh Gubernur saat
menerima audiensi beberapa perkumpulan masyarakat Minang Sumut, di Aula Raja
Inal Siregar Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor
30, Medan, Senin (30/9/2019).




Hadir di antaranya Ketua Badan Musyawarah
Masyarakat Minang (BM3) Sumut Syahruddin Ali, Ketua Persatuan Keluarga Daerah
Piaman (PKDP) Sumut Farianda Putra Sinik, Ketua Gebu Minang Sumut Putrama
Alkhairi, Sekjen BM3 Sumut Mark Yunan Sirhan, Ketua PWI Sumut Hermansyah, Ketua
PPKDP Kota Medan Masrizal Manday, serta masyarakat Minang.




“Saya turut prihatin atas apa yang terjadi
di Wamena, hal tersebut tidak kita inginkan. Kita menginginkan seluruh
masyarakat di Indonesia tanpa kecuali bisa hidup berdampingan dengan
harmonis," ujar Gubernur didampingi Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis, serta
Kabiro Umum dan Aset Setdaprov Sumut Achmad Fadly.




Masyarakat yang ada di Sumut, kata
Gubernur, juga perlu memberikan dukungan kepada masyarakat Wamena yang
terdampak kerusuhan.




“Saudara-saudara kita membutuhkan pakaian
dan makanan, di sana juga perlu bantuan moril, yang perlu adalah kita mendukung
saudara kita di sana,” ujar Edy.




Edy pun menyarankan agar bantuan yang
terkumpul segera diserahkan kepada masyarakat yang mengungsi. Karena, mereka
memerlukan bantuan seperti pakaian, makanan, hingga bantuan moril.




Sebelumnya, Ketua Badan Musyawarah
Masyarakat Minang (BM3) Sumut Syahruddin Ali mengapresiasi kesediaan Gubernur
Edy Rahmayadi menerima audiensi dari BM3.




“Kami apresiasi yang luar biasa dari
masyarakat Minang yang ada di Sumut, semoga masa depan Sumut menjadi Sumut yang
bermartabat,” kata Syahruddin.




Syahruddin pun menceritakan, kondisi yang
terjadi di Wamena, Papua. Banyak masyarakat yang mengungsi dan menjadi korban
kerusuhan yang terjadi, termasuk masyarakat Minang. Untuk itu, pihaknya sudah
menggalang bantuan dan terkumpul Rp167 juta, yang berasal dari berbagai
perkumpulan masyarakat Minang Sumut.




Menurut Syahruddin, masyarakat Minang yang
ada di Wamena sudah berada di sana selama turun-temurun. Bahkan masyarakat
minang yang ada di sana sudah memiliki KTP Papua.




“Harapan kami masyarakat Minang di sana
bisa menikmati kehidupan dengan nyaman dan harmonis dengan masyarakat di daerah
itu, di sana sudah turun temurun, besar di sana dan cari makan di sana,” kata
Syahruddin.




Syahruddin mengatakan tidak mau
menyalahkan siapa-siapa atas peristiwa ini. Terpenting baginya, adalah
bagaimana ke depan masyarakat yang ada di Wamena secara keseluruhan bisa hidup
harmonis.




Ketua PKDP Sumut Farianda Putra Sinik juga
mengapresiasi Gubernur yang memberi perhatiannya kepada masyarakat Minang di
Sumut. Dalam hal ini, Farianda juga sebagai koordinator pemberian bantuan
hingga sampai ke tujuan.




“Semoga dengan perhatian Gubernur ini,
orang Minang di Sumut makin bermartabat,” ujarnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook