Selasa, 07 Juli 2020 WIB

Terkait Hilangnya Uang Rp1,6 M, Gubernur Nonaktifkan 3 Pejabat Pemprov Sumut

M JawiSenin, 23 September 2019 19:23 WIB
Istimewa
Wagub Sumut Musa Rajekshah menjawab pertanyaan wartawan, di Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, baru-baru ini.

Indomedia.co - Gubernur Sumatera
Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menonaktifkan tiga pejabat di lingkungan Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Sumut, terkait peristiwa hilangnya uang Rp1,6 miliar milik
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Setdaprov Sumut di pelataran
parkir Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (9/9/2019).
Penontaktifan itu dilakukan untuk memudahkan pemeriksaan internal yang sedang
dilakukan oleh Inspektorat.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil
Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah menjawab pertanyaan wartawan, di Kantor
Gubernur Sumut, Senin (23/9/2019).

 

“Pemeriksaan internal oleh Inspektorat
terkait hilangnya uang tersebut terus berjalan. Untuk memudahkan hal itu,
Gubernur sudah menonaktifkan tiga orang pejabat,” ujar Wagub.

 

Disebutkannya, tiga orang pejabat yang
dinonaktifkan itu adalah Raja Indra Saleh sebagai Sekretaris BPKAD yang juga
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKAD, Fuad Perkasa sebagai Kabid Pengelolaan
Anggaran BPKAD, dan Henri Pohan sebagai Kasubbid Pengelolaan Anggaran I BPKAD.

 

“Diharapkan kepada tiga orang ini dapat
lebih fokus menghadapi pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat. Sehingga
masalah ini segera terungkap dan dapat menjadi pelajaran ke depan,” ujar Wagub.

 

Selain menonaktifkan tiga pejabat,
Gubernur juga menunjuk empat pejabat untuk mengisi posisi yang lowong. Yaitu
Ismael Parenus Sinaga (Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil) menjadi Plt
Kepala BPKAD, Halimatusakdiah (Kabid Perbendarahaan) sebagai Plt Sekretaris
BPKAD, Mhd Rahmadani Lubis (Kabid Bina Keuda Kabupaten/Kota) sebagai Plt Kabid
Pengelolaan Anggaran, dan Ahmad Syafei (Kasubbid Pengelola Anggaran II) sebagai
Plt Kasubbid Pengelola Anggaran I.

 

Diharapkan, peristiwa seperti ini tidak
terulang lagi ke depan. Karena itu, Wagub meminta semua pejabat dan Aparatur
Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumut untuk memiliki rasa tanggung jawab
dalam melaksanakan tugasnya.

 

































“Kita berharap hal seperti ini tidak
terjadi lagi di masa mendatang, karena itu, saya minta seluruh pejabat memiliki
rasa tanggungjawab dan mempedomani aturan yang sudah ada,” ujar Musa Rajekshah.
(***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook