Sabtu, 14 Desember 2019 WIB

Terlibat Narkoba, 2 Personel Polres Nias Dipecat

Suwardi SinagaSelasa, 19 November 2019 13:55 WIB
akpol.ac.id
Logo Polda Sumatera Utara.

Indomedia.co - Dua personel Polri yang bertugas di Polres Nias diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) karena sudah berulang kali terlibat dalam kasus narkoba. 


Informasi diperoleh dua personel yang dipecat tersebut yakni Briptu JAL, dan Brigadir JVS. Keduanya dipecat karena telah melanggar Peraturan Kapolri No 14 Tahun 2001 tentang Kode Etik Profesi Polri dan Pasal 12 ayat 1 huruf a, Peraturan Pemerintah No 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.


"Ya benar ada dua personel Nias yang di-PTDH karena terlibat narkoba. Inisialnya JAL dan JVS," kata Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, Selasa (19/11/2019).


Deni menjelaskan bahwa pemberhentian kedua personel tersebut berdasarkan keputusan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto. Karena mereka sudah berulangkali melakukan perbuatan tersebut. 


"Untuk yang bersangkutan memang sudah dua kali diperingatkan dan sudah dua kali menjalani hukuman. Namun tetap berulah hingga akhirnya diambil keputusan untuk diberhentikan," terang Deni. 


Deni mengungkapkan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) dan upacara PTDH digelar tanpa kehadiran kedua personel. Putusan sidang menyatakan mereka tidak layak dipertahankan menjadi anggota Polri.


"Mereka tidak hadir. Karena sedang menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan terkait kasus narkoba karena menggunakan narkoba golongan I jenis sabu. Mereka hanya sebagai pemakai," ungkapnya. 


Selain dua personel yang dilakukan PTDH, Dani menambahkan bahwa masih ada beberapa personel lain yang saat ini dalam pengawasan. Apabila melakukan pelanggaran lagi akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.


"Kami berharap kejadian ini dijadikan pelajaran bagi anggota polisi yang masih aktif. Agar tidak melakukan pelanggaran serupa dan tidak membuat nama Polri jelek," pungkasnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook