Ahad, 23 Februari 2020 WIB

Terluka Saat Pengamanan Demo, Pertunangan Briptu Charis Terpaksa Ditunda

Suwardi SinagaAhad, 29 September 2019 18:29 WIB
Istimewa
Fika, kekasih Briptu Charis Sigit setia menemani kekasihnya. Rencana pertunangan mereka pupus karena Charis terluka akibat lemparan batu pendemo.

Indomedia.co - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Sepenggal peribahasa
ini seakan cocok untuk menggambarkan suasana hati Briptu Charis Sigit, seorang
anggota Polri yang mengalami luka akibat terkena lemparan batu pendemo, awal
pekan lalu.




Bagaimana tidak, satu pekan ke depan
seharusnya Charis akan menikmati masa-masa bahagia karena akan melangsungkan
pertunangannya dengan Fika, kekasih tercinta.




Segala persiapan acara pertunangan yang
telah dikemas dengan baik pun buyar. Karena di hari nahas itu, pria yang
sehari-hari bertugas di Satbrimob Polda Metro Jaya ini ditugaskan untuk
menjalankan pengamanan unjuk rasa para pelajar yang melakukan penolakan revisi UU
KPK dan pembahasan sejumlah RUU di Kantor DPR RI. Sebagai abdi negara, Charis
pun pantang menolak tugas yang diberikan.




Maka dia bersama anggota Brimob lainnya
segera menjalankan tugas pengamanan tersebut.




Demo yang semula kondusif tiba-tiba menghangat
tanpa diketahui asal muasalnya.




Kondisi semakin parah karena sejumlah
pelajar STM, tiba-tiba melakukan pemblokiran jalan tol dalam kota yang berada
di depan Kantor DPR. Tak hanya memblokir, para ABG itu mulai melempari petugas
dengan botol, batu, ataupun besi yang mereka temui.




“Saat itu belum semua jalan tol ditutup
massa, separuh badan jalan masih bisa dilalui. Maka saya dan beberapa teman
mulai mengatur mobil-mobil yang sedang menuju ke arah Slipi. Kami hanya coba
melindungi, agar massa tidak melakukan penyerangan kepada mobil-mobil yang
melintas,” kisah Briptu Charis saat dikunjungi wartawan di RS Kramatjati, Sabtu
(28/9/2019).




Charis menceritakan ketika dia sedang
berusaha mengatur arus kendaraan di dalam tol itulah, sebuah benda keras
melayang dan menghantam bagian wajahnya hingga tulang hidungnya patah.




“Kebetulan waktu kejadian, orang tua saya
baru pulang umrah, dan mereka shock
ketika melihat kondisi saya saat melakukan video
call
. Begitu juga dengan kekasih saya, karena awal Oktober ini kami akan
bertunangan. Karena peristiwa ini, pertunangan kami terpaksa ditunda,” katanya.




Charis masih beruntung karena kekasihnya Fika
tetap setia menungguinya di rumah sakit selama proses pemulihan. Sang calon
tunangan merasa cukup shock saat
mendengar Charis mendapat musibah karena lemparan pendemo.




“Sedih dan shock berat mendengar kekasih saya kena musibah, tapi mau bagaimana
lagi, itu sudah tugas abdi negara seperti Charis,” ujar Fika.




Namun kejadian ini sama sekali tidak akan
membuat Fika kapok untuk tetap menjalin asmara dengan Charis.




“Saya siap menjadi istri polisi, walau
saya tahu hal-hal seperti yang dialami Charis saat ini bisa terjadi lagi. Tapi
saya siap dengan resiko tersebut,” katanya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook