Selasa, 19 November 2019 WIB

Terluka Saat Pengamanan Demo, Pertunangan Briptu Charis Terpaksa Ditunda

Suwardi SinagaAhad, 29 September 2019 18:29 WIB
Istimewa
Fika, kekasih Briptu Charis Sigit setia menemani kekasihnya. Rencana pertunangan mereka pupus karena Charis terluka akibat lemparan batu pendemo.

Indomedia.co - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Sepenggal peribahasa ini seakan cocok untuk menggambarkan suasana hati Briptu Charis Sigit, seorang anggota Polri yang mengalami luka akibat terkena lemparan batu pendemo, awal pekan lalu.


Bagaimana tidak, satu pekan ke depan seharusnya Charis akan menikmati masa-masa bahagia karena akan melangsungkan pertunangannya dengan Fika, kekasih tercinta.


Segala persiapan acara pertunangan yang telah dikemas dengan baik pun buyar. Karena di hari nahas itu, pria yang sehari-hari bertugas di Satbrimob Polda Metro Jaya ini ditugaskan untuk menjalankan pengamanan unjuk rasa para pelajar yang melakukan penolakan revisi UU KPK dan pembahasan sejumlah RUU di Kantor DPR RI. Sebagai abdi negara, Charis pun pantang menolak tugas yang diberikan.


Maka dia bersama anggota Brimob lainnya segera menjalankan tugas pengamanan tersebut.


Demo yang semula kondusif tiba-tiba menghangat tanpa diketahui asal muasalnya.


Kondisi semakin parah karena sejumlah pelajar STM, tiba-tiba melakukan pemblokiran jalan tol dalam kota yang berada di depan Kantor DPR. Tak hanya memblokir, para ABG itu mulai melempari petugas dengan botol, batu, ataupun besi yang mereka temui.


“Saat itu belum semua jalan tol ditutup massa, separuh badan jalan masih bisa dilalui. Maka saya dan beberapa teman mulai mengatur mobil-mobil yang sedang menuju ke arah Slipi. Kami hanya coba melindungi, agar massa tidak melakukan penyerangan kepada mobil-mobil yang melintas,” kisah Briptu Charis saat dikunjungi wartawan di RS Kramatjati, Sabtu (28/9/2019).


Charis menceritakan ketika dia sedang berusaha mengatur arus kendaraan di dalam tol itulah, sebuah benda keras melayang dan menghantam bagian wajahnya hingga tulang hidungnya patah.


“Kebetulan waktu kejadian, orang tua saya baru pulang umrah, dan mereka shock ketika melihat kondisi saya saat melakukan video call. Begitu juga dengan kekasih saya, karena awal Oktober ini kami akan bertunangan. Karena peristiwa ini, pertunangan kami terpaksa ditunda,” katanya.


Charis masih beruntung karena kekasihnya Fika tetap setia menungguinya di rumah sakit selama proses pemulihan. Sang calon tunangan merasa cukup shock saat mendengar Charis mendapat musibah karena lemparan pendemo.


“Sedih dan shock berat mendengar kekasih saya kena musibah, tapi mau bagaimana lagi, itu sudah tugas abdi negara seperti Charis,” ujar Fika.


Namun kejadian ini sama sekali tidak akan membuat Fika kapok untuk tetap menjalin asmara dengan Charis.


“Saya siap menjadi istri polisi, walau saya tahu hal-hal seperti yang dialami Charis saat ini bisa terjadi lagi. Tapi saya siap dengan resiko tersebut,” katanya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook