Sabtu, 11 Juli 2020 WIB

Tim Pengawasan Penyaluran Bansos DPRD Medan Terbentuk

Budi WSelasa, 12 Mei 2020 20:22 WIB
Dokumentasi
Ilustrasi.

Indomedia.co - Tim Tugas Pengawasan Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) terbentuk. Terbentuknya tim itu, digagas oleh Fraksi Hanura, PSI dan PPP DPRD Kota Medan.

Ketua Fraksi Hanura, PSI dan PPP DPRD Medan, Erwin Siahaan mengatakan dibentuknya tim pengawasan tersebut karena banyaknya keluhan warga yang tidak mendapatkan bantuan. Diduga, dalam penyaluran bansos tahap I Pemko Medan, diduga banyak penyimpangan.

"Terbukti banyak masyarakat mengeluh kepada kami, kalau banyak yang tidak menerima bantuan itu. Menunggu dari lembaga DPRD Medan ini membuat pengawasan terlalu lama. Jadi kami dari fraksi buat sendiri tim pengawasan dan hari ini kami bawa surat ke Walikota Medan ditembuskan ke Dinas Sosial untuk meminta data penerima bantuan Covid-19 by name by adress," ujar Erwin didampingi Sekretaris Fraksi Abdul Rani, Bendahara Fraksi Hendra DS, dan Anggota fraksi lainnya, Jansen Simbolon dan Renviele Napitupulu, Senin (11/5/2020).

Penyaluran bansos tahap I, lanjutnya dinilai tidak tepat sasaran dan terkesan tebang pilih. Sehingga tidak efektif, untuk itu, fraksi meminta data warga yang menerima bantuan tahap I dan data warga yang menerima bantuan tahap II kepada Plt Walikota Medan.

"Data itu penting untuk efektivitas yang akan kami lakukan dan berharap data itu sudah diserahkan pada 17 Mei 2020," tegasnya.

Selain itu, tim tugas pengawasan penyaluran bantuan Covid-19 dari Fraksi Hanura, PSI dan PPP juga meminta spesifikasi bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat.

"Kami ingin penyaluran bansos ini tepat sasaran dan jenis bantuan jangan asal-asalan. Anggaran untuk bansos beras itu besar, jadi jangan dipermainkan ditengah Covid-19 yang sudah membuat masyarakat susah," tandasnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook