Sabtu, 22 Februari 2020 WIB

Tim Sumut Peduli Wamena Terus Bekerja, 14 Warga Dalam Perjalanan Menuju Medan

Suwardi SinagaAhad, 06 Oktober 2019 19:59 WIB
Istimewa
Tim 1 di Posko Jayapura sedang bekerja mendata warga Sumut, dibantu TNI dan Warga Sumut di berbagai Posko.

Indomedia.co - Tim Khusus Sumut Peduli Wamena yang dikirim oleh
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) ke Papua, pascakerusuhan
Wamena beberapa waktu lalu, terus bekerja. Selain melakukan pendataan dan
memberikan bantuan kebutuhan warga Sumut di pengungsian, juga memulangkan warga
ke Sumut. Saat ini 14 warga Sumut dalam perjalanan menuju Medan.




Demikian disampaikan oleh
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut Riadil Akhir
Lubis, Ahad (6/10/2019).




“Hingga saat ini tim
terus bekerja. Untuk memudahkan dan mempercepat proses pekerjaan tim dibagi
menjadi beberapa tim, Tim 1 ke Jayapura, Papua, Tim 2 ke Surabaya, dan Tim 3 di
Tanjung Priok,” katanya.




Dijelaskannya, Tim 1
yang ke Jayapura telah dan sedang bekerja mendata warga Sumut di pengungsian
(Jayapura, Sentani, Abepura) dan berkoordinasi dengan pihak TNI/Polri, Badan
Nsional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan komunitas masyarakat Sumut.




Untuk sementara,
katanya, telah didata lima posko dengan jumlah warga Sumut 293 orang. Antara
lain di Posko Rindam sebanyak 70 orang, Yonif 751 sebanyak 22 orang, Masjid Al
Aqsa satu orang, dan Posko Tanah Itam 200 
orang.




“Kebutuhan warga,
untuk sementara cukup di pos pengungsian. Namun, pakaian diperlukan,” katanya.




Tim juga melakukan
pendataan dan wawancara kepada para pengungsi. Hasilnya, dari 293 orang
pengungsi tersebut sebanyak 85% menyatakan ingin pulang ke Sumut dan 15% minta
keluar Wamena (Sulawesi, Jawa,Jakarta).




“Waktu diwawancarai
85% minta pulang ke Sumut, sisanya minta keluar Wamena,” papar Riadil.




Sedangkan Tim 2,
melakukan evakuasi terhadap warga Sumut yang sempat mengungsi dari Papua ke
Surabaya. Jumlahnya 31 orang, dan yang meminta pulang ke Sumut sebanyak 14
orang, terdiri atas 10 dewasa, dan 4 anak-anak. Sedangkan sisanya 17 orang
sudah dijemput keluarganya dan dibawa ke Malang, Jawa Timur, dan provinsi lain.




Jadi, kata Riadil,
saat ini ada 14 warga Sumut yang sedang dalam perjalanan menuju Kota Medan
lewat jalan darat. Mereka berangkat dari Surabaya Sabtu (5/10/2019) sore dan
diperkirakan sampai di Medan, Rabu (9/10/2019).




“Sabtu sore tim sudah
memberangkatkan ke Medan dengan bus dan diperkirakan tiba hari Rabu, 9 Oktober pukul
09.00 WIB, menuju Kantor Gubernur Sumut, Medan,” ujarnya.




Untuk Tim 3 di Tanjung
Priok, saat ini sedang menunggu dan menyiapkan pemulangan warga Sumut yang
datang dari Makassar. Warga Sumut yang berjumlah 24 orang, terdiri atas 14
dewasa dan 10 anak-anak itu akan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (7/10/2019).




“Besok, Tim 3 akan
mendampingi 24 warga Sumut tersebut menuju Kota Medan, dengan menggunakan
angkutan bus. Kita doakan bersama agar selamat sampai tujuan,” ujar Riadil.




Sebelumnya, Gubernur
Sumut Edy Rahmayadi memerintahkan kepada seluruh Tim Khusus Sumut Peduli Wamena
untuk membantu dan memfasilitasi warga Sumut yang ada di tempat-temat
pengungsian. Baik yang masih ada di Papua atau pun di provinsi lain.




“Saya minta tim untuk
membantu dan memfasilitasi warga Sumut yang ada di pengungsian. Pastikan mereka
dalam kondisi aman, baik dan sehat. Dan yang minta pulang, segera dipulangkan,
fasilitasi, dan pastikan mereka aman dan selamat sampai di Medan,” tegas Edy
Rahmayadi. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook