Ahad, 20 Oktober 2019 WIB

Uang Rp1,6 Miliar Hilang di Pelataran Parkir Kantor Gubernur Sumut, Polisi Periksa 6 Saksi

M JawiSabtu, 14 September 2019 11:19 WIB
Dokumentasi
Plt Kepala BPKAD Provinsi Sumut Raja Indra Saleh didampingi Kabag Humas Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Muhammad Ikhsan memberikan keterangan pers, di Ruang Kerja Kepala BPKAD Sumut, Lantai 2 Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (10/9/2019).
Indomedia.co - Pihak kepolisian telah memeriksa enam orang saksi untuk dimintai keterangan terkait hilangnya uang senilai Rp1,6 miliar milik Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara di pelataran parkir Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, beberapa waktu lalu. 


"Sampai saat ini sudah enam orang saksi kita periksa terkait hilangnya uang milik Pemprov Sumut senilai miliaran rupiah itu," kata Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, di Medan, Sabtu (14/9/2019).


Terkait siapa tersangka dalam kasus tersebut, Putu mengungkapkan masih dalam penyelidikan. 


"Dan untuk mengetahui siapa tersangkanya masih kita selidiki," terangnya. 




Diberitakan sebelumnya, uang tunai sebesar Rp1.672.985.500 hilang di pelataran parkir Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (9/9/2019).


Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut Raja Indra Saleh didampingi Kabag Humas Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Muhammad Ikhsan dalam keterangan pers, di Ruang Kerja Kepala BPKAD Sumut, Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Selasa (10/9/2019).


Dijelaskan, awalnya pada pukul 14.00 WIB, Pembantu PPTK Muhammad Aldi Budianto bersama Tenaga Honorer BPKAD Indrawan Ginting sampai di Bank Sumut Cabang Utama, Jalan Imam Bonjol, Medan. Sekitar pukul 14.47 WIB dilakukan penarikan tunai sebesar Rp1.672.985.500.


Pukul 15.40 WIB, Aldi dan Indrawan sampai di Kantor Gubernur Sumut. Setelah sempat berputar sekali, keduanya yang mengendarai Toyota Avanza BK-1875-ZC parkir di pelataran parkir Kantor Gubernur.


Keduanya langung masuk ke Gedung Kantor Gubernur Sumut untuk salat dan absen pulang sekitar pukul 17.00. WIB Namun, saat Indrawan Ginting hendak pulang melihat uang sudah tidak ada lagi di mobil.


Aldi langsung menghubungi Propam Polrestabes, lalu Propam tersebut menyarankan untuk membuat laporan secara resmi. Mereka diperiksa dan di BAP oleh pihak kepolisian. Maghrib menghubungi atasannya dan bertemu sekitar pukul 24.00 WIB di TKP bersama dengan pihak kepolisian.


Raja Indra Saleh menyampaikan, uang tersebut untuk honor kegiatan TAPD di lintas OPD. Uang tersebut diambil tunai karena akan didistribusikan ke masing-masing OPD yang terkait kegiatan TAPD.


Terkait hal ini pihaknya sudah melaporkan ke atasan, yakni Gubernur Sumut dan Sekdaprov Sumut. Pihak Pemprov Sumut berharap kepolisian segera menuntaskan kasus ini. (***)
Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook