Senin, 01 Juni 2020 WIB

Update Korban Gempa Maluku, 30 Orang Meninggal Dunia, 156 Orang Luka-luka

Suwardi SinagaAhad, 29 September 2019 20:41 WIB
BNPB
Berdasarkan laporan BPBD Provinsi Maluku Tanggal 29 September 2019 pukul 07.00 WIT, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Maluku Magnitudo 6,5 pada Kamis (26/9/2019) sebanyak 30 orang, dan luka-luka 156 orang.

Indomedia.co - Berdasarkan laporan Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Tanggal 29 September 2019 pukul
07.00  WIT, jumlah korban meninggal dunia
akibat gempa Maluku Magnitudo 6,5 pada Kamis (26/9/2019) sebanyak 30 orang, dan
luka-luka 156 orang.




Demikian disampaikan oleh Plt Kepala Pusat
Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus
Wibowo dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Ahad (29/9/2019).




Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:




Kota Ambon: Meninggal dunia 10 orang, luka 31 orang

1. John Nanlohy (Balita)

2. Mateis Pieter Frans

3. HI Kebo

4. Ny Narti Rumain

5. Frans Massi

6. NN Messy Lethora

7. Ashana Maimuna (Balita)

8. Ny Jahia

9. M Zulkarnaen Holle

10. Firman (Balita).




Kabupaten Seram Bagian Barat: Meninggal dunia 6 orang, luka 17 orang

1. Hj Samsia

2. Johan Pelana

3. Neles Kainama

4. Petronela Sahetapy

5. Karel Muster

6. Tuniasu.




Kabupaten Maluku Tengah: Meninggal dunia 14 orang, luka 108 orang

1. Hamid Waitawa

2. Aisa Maruapey

3. La Nai

4. Tine Tuasela

5. Minggus Souhoka

6. Sami Kadidu

7. Halima samuel

8. Wa Ona

9. Hasam Laisow

10. Hamid Laisow

11. La Ode Ana Gani

12. Mansur Marasabessy

13. Nabir Bugis

14. Salbia Olong.


Masih menurut Agus, pendataan akan terus
dilakukan oleh BPBD Provinsi Maluku, BPBD Kota Ambon, BPBD Kabupaten Seram
Bagian Barat, dan BPBD Kabupaten Maluku Tengah. BNPB mengirimkan Tim Reaksi
Cepat (TRC) untuk membantu dan mendampingi BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota di
Maluku agar penanganan paska bencana gempabumi Maluku M 6,5 pada Kamis (26/9/2019)
pukul 07.02 WIB dengan kedalaman 10 km dapat berlangsung dengan baik.




Wali Kota Ambon pada 27 September 2019 megeluarkan
Surat Keputusan No 711 Tahun 2019 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat
Gempabumi Kota Ambon Tahun 2019 mulai tanggal 26 September sd 9 Oktober 2019.
Selanjutnya Wali Kota Ambon juga mengeluarkan Surat Keputusan No 712 Tahun 2019
tentang Pembentukan Pos Komando Tanggap Darurat Bencana (Posko PDB) Gempabumi
Kota Ambon.




Dalam struktur Posko PDB Gempabumi Kota
Ambon, Walikota Ambon sebagai penanggung jawab dan menunjuk Sekretaris Kota
Ambon sebagai Komandan dan Kepala BPBD Kota Ambon sebagai Wakil Komandan PDB.




Dengan keluarnya SK Penetapan Status
Tanggap Darurat dan Struktur Komando PDB Gempabumi Kota Ambon diharapkan
penanganan paska bencana gempabumi Kota Ambon dapat belangsung dengan baik dan
lancar, pungkas Agus. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook