Ahad, 12 Juli 2020 WIB

Viral Video Pria Telanjang di Depan Hotel di Medan, Ini Penjelasan Polisi

M JawiAhad, 31 Mei 2020 16:21 WIB
Istimewa
Viral.

Indomedia.co - Video seorang pria tanpa busana di depan hotel di Jalan Waru, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, viral di media sosial (Medsos).

Video tersebut menghebohkan warganet setelah salah satu akun media sosial Instagram meng-upload peristiwa itu. Video tersebut sudah ditonton hingga puluhan ribu dengan ratusan komentar.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Kamis (28/5/2020) sekitar jam 22.30 WIB. Pria yang lari telanjang bulat dan meminta tolong kepada warga sekitar itu berinisial AAD.

Dari pengakuannya, bahwa AAD mengaku saat itu dia menggunakan aplikasi MiChat, mengajak seorang perempuan berisial WD untuk bertemu dan berkenalan. Mereka bersepakat bertemu di Jalan Waru.

Setelah bertemu WD mengajak AAD ke salah satu hotel untuk mandi untuk membersihkan diri. Sesampai di kamar mandi, AAD bertemu seorang waria berisial Z yang kemudian keluar dari kamar mandi.

"Saat itu AAD tidak menutup pintu kamar mandi dan melihat Z membuka pintu kamar hotel, kemudian masuklah satu orang waria lagi ke kamar tersebut," ucap Martuasah, Ahad (31/5/2020).

Lebih lanjut, Martuasah menceritakan bahwa waria yang baru masuk itu berinisial RI alias Brenda. Brenda kemudian mengambil pakaian dan tas yang berisi dua unit handphone dan kunci sepeda motor. AAD pun ketakutan dan memohon kepada RI alias Brenda agar mengembalikan pakaian dan tasnya. Tetapi Brenda menolak.

"Disitu Brenda mengancam AAD dengan mengatakan kau bayar Rp5 juta kalau gak kugorok kau," terangnya.

Mendengar omongan Brenda, AAD ketakutan dan langsung melarikan diri keluar dari kamar hotel dengan tidak berpakaian (telanjang) sambil berteriak meminta tolong dan berteriak maling.

"Sesampai di seberang jalan tepatnya di depan hotel, warga yang mendengar langsung mendekati AAD dan menanyainya. AAD meminta tolong dan mengaku dirampok di kamar 305. Warga langsung masuk hotel menuju kamar 305 dan menemukan tiga orang di kamar tersebut. Warga pun marah dan meminta pakaian dan tas AAD di kembalikan," jelas Martuasah.

Tak lama kemudian, tiga orang tersebut diamankan warga ke lobi hotel. Mendapat laporan adanya keributan, personel Polsek Medan Baru mendatangi lokasi kejadian. Namun, dalam kasus ini tidak ada yang ditahan.

Di Kantor Polsek Medan Baru, AAD membuat surat pernyataan yang isinya bahwa dirinya tidak senang atas terjadinya peristiwa pada malam itu dan telah mengganggu ketertiban umum.

AAD berjanji tidak akan melakukan keberatan dan juga tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Dia bersedia dihukum jika kembali melakukannya serta memohon agar dikembalikan kepada keluarga masing-masing. Surat pernyataan itu disertai dengan materai Rp6.000 dan ditandatangani tujuh orang saksi," pungkas Martuasah. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook