Kamis, 14 November 2019 WIB

Wapres Minta Polri Cegah Radikalisme

Suwardi SinagaJumat, 08 November 2019 22:12 WIB
Istimewa
Wapres KH Ma'ruf Amin memberi kuliah umum kepada peserta Sespimti Dikreg Ke-28 Tahun 2019, di Gedung The Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).

Indomedia.co - Wakil Presiden KH Ma'ruf meminta Polri mencegah radikalisme di Indonesia. Selain radikalisme, ia juga meminta Polri mengatasi persoalan yang menyangkut hal-hal intoleran.


Hal tersebut disampaikan oleh Wapres saat memberi kuliah umum kepada peserta Sespimti Polri Dikreg Ke-28 Tahun 2019, di Gedung The Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).


"Kita harus mencegah ada kelompok yang keluar dari komitmen kebangsaan, radikalisme, dan intoleran," kata Ma'ruf.


"Radikalisme itu bukan soal pakaian, tapi cara berpikir, cara bersikap, perilaku, dan cara bertindak. Upaya yang harus kita lakukan, (ialah) meluruskan cara berpikir, sikap bertindak, dan gerakan-gerakannya. Perlu ada upaya intensif tentang kontraradikalisme dan deradikalisasi," lanjut Ma'ruf.


Selain radikalisme, Ma'ruf Amin juga mengingatkan para peserta soal ancaman khilafah. Meski begitu, Ma'ruf memastikan bahwa khilafah tak akan masuk ke Indonesia. Sebab paham tersebut tak diterima.


"Pertanyaannya kenapa khilafah ditolak di RI? Bukan ditolak tapi tertolak, kalau tertolak memang tak bisa masuk. Bukan karena Islami, (atau) tak Islami," kata Ma'ruf.


Alasannya, lanjut Ma'ruf, paham khilafah tak sesuai dengan kehidupan di Indonesia. Wapres mengatakan, perlu ada cara untuk menyamakan pemahaman Islam untuk masyarakat Indonesia.


"Secara proporsional khilafah tertolak karena menyalahi kesepakatan (bahwa) Indonesia adalah NKRI. Kalau itu jadi khilafah maka tidak NKRI lagi, negara kesatuan khilafah Indonesia," kata Ma'ruf Amin.


"Ini perlu diluruskan pemahamannya. Islam kita itu Islam kaffah, utuh tapi ada kesepakatannya, kesepakatan nasional. Jadi penting untuk kita, komitmen kebangsaan harus diperkuat," lanjutnya.


Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dalam pengantarnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wapres atas berkenan hadir dalam memberikan kuliah umum.


Kehadiran Wapres di tengah-tengah para peserta Sespimti baik dari TNI Polri merupakan yang pertama semenjak dilantik. Merupakan suatu kebanggaan bagi kami dapat menerima arahan dan masukan dari Wapres.


Hadir dalam acara tersebut antara lain Mendagri Tito Karnavian, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, dan Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Turut Hadir Pejabat Utama Mabes Polri dan peserta Sespimti sebanyak 62 orang terdiri 50 orang dari Polri, 4 orang dari TNI AD, 4 orang dari TNI AL, 4 orang dari TNI AU. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook