Kamis, 04 Juni 2020 WIB

Wapres RRT Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024

Jumat, 20 September 2019 22:19 WIB
Humas Setkab RI/Oji
Presiden Jokowi menerima Penasihat Presiden RRT Untuk Urusan Luar Negeri Song Tao, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Jumat (20/9/2019) pagi.

Indomedia.co - Pemerintah
Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya
kembali Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden Republik Indonesia (RI)
periode 1919-1924.




Ucapan selamat itu disampaikan
oleh Penasihat
Presiden RRT Untuk Urusan Luar Negeri Song Tao, saat mengunjungi Presiden
Jokowi, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9
/2019) pagi.




Dilansir dari situs resmi Setkab RI, selain
menyampaikan ucapan selamat, menurut Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) AM
Fachir, dalam kesempatan itu Penas
ihat
Presiden RRT juga menyampaikan komitmen pemerintahnya untuk terus meningkatkan
hubungan dan kerja sama dengan Indonesia.




“Tadi juga sudah menyampaikan bahwa ada Wakil
Presiden Tiongkok yang akan menghadiri pelantikan Presiden RI pada tanggal 20
Oktober nanti. Bapak Presiden mengatakan akan merasa terhormat kalau dihadiri
juga oleh Wakil Presiden Tiongkok,”
ujar Fachir
kepada wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi saat menerima Penas
ihat Presiden RRT Untuk Urusan Luar Negeri.




Rencana kehadiran Wapres RRT dalam pelantikan Presiden RI itu dinilai
Wamenlu menunjukkan hubungan yang baik antara kedua pemimpin, bahwa Tiongkok
memberikan perhatian yang lebih baik, menunjukkan hubungan yang sangat penting
dan strategis antara Tiongkok dengan Indonesia.




Dalam kesempatan itu, menurut Wamenlu,
Presiden Jokowi maupun Penas
ihat
Presiden RRT Untuk Urusan Luar Negeri juga sepakat untuk terus mengupayakan
berbagai macam kerja sama. Antara lain misalnya di bidang perdagangan, lanjut Wamenlu,
upaya-upaya harus dilakukan, antara lain agar kondisi ekonomi dunia sekarang
ini mestinya menjadi tantangan bersama sehingga harus dilakukan upaya-upaya
bersama agar dampak negatifnya tidak berpengaruh bagi kedua negara.




Secara khusus di bidang perdagangan, lanjut
Wamenlu, misalnya Presiden berharap bahwa impor Tiongkok untuk crude palm oil
(CPO) ditingkatkan, dan kemudian juga berbagai komoditi lain,
seperti buah-buahan dan produk akuatik.




“Untuk investasi, Bapak Presiden secara khusus
tadi menyampaikan harapan agar Tiongkok juga melihat peluang kerja sama
melakukan produksi yang bisa berorientasi ekspor. Jadi secara bersama-sama
kerja sama investasi dari Tiongkok di Indonesia itu adalah untuk orientasi
ekspor, baik itu ke Afrika, mungkin ke Timur Tengah, dan lain-lain, bahkan ke
Amerika,” sambung Wamenlu.




Khusus mengenai investasi yang sifatnya lebih
infrastruktur, Wamenlu AM Fachir mengemukakan, Presiden juga berharap bahwa
upaya-upaya yang sudah dilakukan bisa dilanjutkan kembali, termasuk sinergi
antara BRI (Belt and Road Initiative)
dengan Poros Maritim Indonesia.




“Secara khusus tadi Bapak Presiden berharap
mudah-mudahan kerja sama di bidang perdagangan ini bisa mengurangi dampak dari
defisit Indonesia dengan Tiongkok,” tegas Wamenlu.




Selain didampingi Wamenlu AM Fachir dalam
kesempatan itu Presiden Jokowi juga didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara
(Mensesneg) Pratikno.
(***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook