Jumat, 10 Juli 2020 WIB

Wujud Kecintaan, Wakil Bupati Mandailing Natal Ziarahi Makam Ulama

MS PutraKamis, 16 April 2020 23:29 WIB
MS Putra
Wakil Bupati Mandailing Natal M Jakfar Sukhairi Nasution dan rombongan saat ziarah di salah satu makam ulama di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (15/4/2020).

Indomedia.co - Wakil Bupati Mandailing Natal M Jakfar Sukhairi Nasution bersama rombongan melakukan ziarah ke sejumlah makam ulama di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (15/4/2020). Ziarah tersebut merupakan wujud kecintaan Wakil Bupati Mandailing Natal kepada ulama.

Sebelum ke makam para ulama, Jak'ar Sukhairi Nasution dan rombongan lintas elemen terlebih dahulu ziarah ke makam kedua orang tuanya yaitu H Khollad Jafar Nasution Bin Syekh HM Jakfar Bin Syekh Abdul Kodir Mandily, dan makam ibu Hj Hafsah Lubis.

Kemudian dilanjutkan ke makam Syekh HM Jakfar Bin Syekh Abdul Kodir Mandily (Tuan Natobang), Syekh HM Yakup Bin Syekh Abdul Kadir Mandily (Tuan Naposo) yang berada di Kelurahan Wek II Panyabungan. Selanjutnya ke makam Syekh H Abdul Fatah di Desa Pagaran Sigatal, Panyabungan.

Selanjutnya Wakil Bupati dan rombongan menuju makam Syekh H Musthafa Husein Nasution pendiri Ponpes Musthafawiyah, Purba Baru, dan ke makam Syekh H Umar Bakhri Lubis Guru Besar Musthafawiyah, Purba Baru yang berada di Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi. Ke makam Syekh H Abdul Hamid Lubis pendiri Ponpes Muaramais di Kecamatan Tambangan. Kemudian ke makam Syekh H Sulaiman Al Cholidi di Desa Hutapungkut Tonga, makam Syekh H Sulaiman Baci, dan makam Syekh H Abdul Hamid di Desa Hutapungkut Tonga, Kecamatan Ulupungkut.

Wakil Bupati Mandailing Natal M Jakfar Sukhairi Nasution mengatakan ziarah ke makam ulama ini selain wujud kecintaan terhadap ulama, juga merupakan wisata religi yang mampu meningkatkan ketakwaan dan keimanan terhadap Allah SWT, karena dengan ziarah kubur ini akan mengingatkan tentang kematian yang pasti terjadi pada setiap mahluk yang bernyawa. Tidak akan ada yang abadi.

"Dalam Islam kita meyakini bahwa yang mati itu hanya jasad, sedangkan ruh tetap hidup. Karenanya dalam berbagai musibah yang terjadi di negara ini selain melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan, kita juga memilih ziarah ke makam-makam ulama dan berdoa dari sana denga harapan karomah yang dimiliki para ulama tersebut dapat menjadi penolong untuk Indonesia umumnya, dan Kabupaten Mandailing Natal khususnya sebagai serambi Mekahnya Sumatera Utara terbebas dari bencana demi bencana yang terkadang sudah tidak ternalar logika manusia," ucapnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook