Kamis, 15 November 2018 WIB

Moeldoko: Petani Harus Bermimpi Kaya

Suwardi SInagaSenin, 22 Oktober 2018 17:14 WIB
KSP
Kepala Staf Kantor Presiden Moeldoko.

Indomedia.co - Kepala Staf Kantor Presiden Moeldoko menegaskan petani harus berani bermimpi menjadi kaya. Caranya dengan menjadi petani berkualitas yang memperhatikan kondisi masa depan Indonesia.


"Petani harus berani mengatakan petani kaya. Bagaimana cara menjadi kaya? Berkembanglah sesuai dengan perkembangan zaman. Jangan mempertahankan yang tradisional dan harus memberdayakan teknologi," ujar Moeldoko.


Moeldoko mengingatkan para petani bahwa dari waktu ke waktu luas tanah pertanian semakin menyusut sehingga harus ada upaya keras agar produksi pertanian optimal. Pendekatan intensifikasi teknologi menjadi jawabannya dari permasalahan tersebut.


"Dengan pendekatan teknologi maka tanahnya menjadi baik, benihnya bagus, hasilnya pasti bagus," kata Moeldoko saat memberikan sambutan pada acara Guyub Panen Nusantara di Desa Mejono, Kabupaten Kediri, Kamis (18/10/2018).


Kepala Staf Kantor Presiden Moeldoko panen jagung. (KSP)


Dalam siaran pers Kantor Staf Presiden yang diterima Indomedia.co, Senin (22/10/2018) disebutkan, selain itu Moeldoko juga berpesan kepada para petani untuk belajar manajemen. Kemampuan manajerial dibutuhkan petani agar produksi pertanian optimal.


"Saya berpesan kepada petani untuk belajar manajemen. Mulai berlatih menghitung dalam satu hektar, semuanya dihitung untuk menentukan pengeluaran sebenarnya. Jangan sampai dalam satu hari tidak optimum," kata Moeloko.


Dia menambahkan, pemanfaatan teknologi di bidang pertanian akan meningkatkan pendapatan petani. Dengan meningkatnya pendapatan, kesejahteraan petani dan keluarganya juga akan terjamin.


"Jadi dengan pendapatan petani yang meningkat, keluarga akan terpelihara. Kalau keluarga terpelihara, nanti kita akan mendapatkan manusia yang berkualitas," pungkasnya.


Panen raya ini diselenggarakan PT Bisi Internasional Tbk bekerja sama dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Acara ini dihadiri Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Presiden Direktur PT Charoen Pokhand Indonesia, pejabat pemda setempat dan 1.000 petani yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook