Rabu, 15 Juli 2020 WIB

PLN Berhasil Kurangi Tunggakan Listrik di Nias Hingga 95 Persen

Suwardi SinagaAhad, 15 September 2019 17:00 WIB
Istimewa
Deklarasi UP3 Nias bebas tunggakan di atas 12 lembar, Selasa (10/9/2019).

Indomedia.co - PLN berhasil mengurangi belasan ribu tunggakan listrik 12 lembar ke atas di Kepulauan
Nias, Sumatera Utara.

 

General Manager PT PLN (Persero) Unit
Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara Feby Joko Priharto mengatakan hingga Agustus
2019, jumlah tunggakan 12 lembar ke atas sudah diperkecil menjadi tinggal
Rp3,89 miliar.

 

"Artinya, kita mampu mengurangi
tunggakan listrik di Nias sampai sekitar Rp42 miliar atau 95 persen dari
tunggakan eksisting," ujarnya, Ahad (15/9/2019).

 

Dijelaskannya, sudah satu
dasawarsa terakhir
Kepulauan Nias belum bebas dari
tunggakan listrik 12 lembar ke atas (1 tahun). Tunggakan paling tinggi terjadi
pada Oktober 2018 dengan nilai akumulatif sekitar Rp45 miliar.

 

Dari jumlah itu, tidak sedikit yang tertunggak
hingga 10 tahun. Adapun jumlah tunggakan 12
lembar
ke atas sampai dengan 2018 mencapai sekitar 14 ribu rekening.

 

Kemudian PLN Sumut bekerja secara khusus untuk
menekan tunggakan tersebut mulai November 2018. Hingga akhirnya pada Agustus
2019, jumlah tunggakan mampu diperkecil menjadi tinggal Rp3,89 miliar.

 





















Sepanjang 2019 jumlahnya turun signifikan dan
sampai dengan September tinggal 74 rekening. Karena itu PLN Sumut, kata dia, sudah
mendeklarasikan Nias bebas dari tunggakan 12 lembar ke atas pada 10 September
2019.

 

Meski demikian PLN masih terus melakukan
penelusuran terhadap sisa 74 pelanggan tersebut. Sebab sebagian besar di
antaranya sudah tidak ada lagi di alamat yang tertera pada rekening.

 

Tunggakan listrik Nias di atas 12 lembar
selama ini menempati angka tertinggi dari kelompok tunggakan lainnya. Itu
alasan mengapa PLN Sumut terlebih dahulu menyelesaikan penagihan terhadap
tunggakan 12 lembar ke atas.

 

Selain berpotensi menjadi preseden bagi
tunggakan listrik yang lain, jumlah rekening dan nominal tunggakan 12 lembar ke
atas juga jauh lebih besar.
(***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook