Sabtu, 07 Desember 2019 WIB

17 Kali Beraksi, 2 Pelaku Begal Roboh Ditembak Polisi di Medan

M JawiSenin, 15 Juli 2019 23:44 WIB
Istimewa
Dua orang pelaku diamankan di Mapolrestabes Medan, Senin (15/7/2019).

Indomedia.co - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan meringkus dua pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang sering beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan. Pelaku telah melakukan aksinya sebanyak 17 kali.


Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan bahwa kedua pelaku yang diamankan adalah MRN (20) dan PMP alias Mangku (22). Mereka diringkus polisi di Jalan Durung, Medan, Sabtu (13/7/2019).


Dari keduanya, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yaitu satu unit sepeda motor dan beberapa unit telepon genggam, kata Dadang, di Mapolrestabes Medan, Senin (15/7/2019).


Dadang menjelaskan bahwa penangkapan kedua pelaku berawal dari rekaman CCTV aksi komplotan mereka saat beraksi di Jalan Sutrisno, Medan, pada 29 Januari 2019 yang sempat viral di media sosial.


"Pimpinan begalnya SN (23), lebih dulu ditangkap oleh Polda Sumut. Berdasarkan keterangan SN, kita berhasil meringkus kedua pelaku ini," jelasnya.


Dadang mengungkapkan bahwa setelah pimpinan begal tersebut diamankan Polda Sumut, komplotan ini sempat merubah modus kejahatannya, dari merampas kenderaan menjadi menjambret telepon genggam. Dari kedua pelaku, polisi menyita beberapa kartu telepon. Polisi lalu menghubungi nomor kartu dan ternyata benar pemilik kartu adalah korban jambret kedua pelaku.


"Habis aksi begal di Jalan Sutrisno, Medan, mereka mengganti aksi kejahatannya menjadi merampas telepon genggam para korbannya," ungkapnya.


Lebih lanjut, Dadang menuturkan bahwa berdasarkan pengembangan yang dilakukan polisi, kedua pelaku sudah melancarkan aksi di beberapa lokasi di wilayah hukum Polrestabes Medan. Berdasarkan hasil identifikasi polisi, komplotan pelaku berjumlah tujuh orang dan masih dalam pengejaran polisi.


"Hasil pengembangan kita, kedua pelaku ini sudah melancarkan aksi kejahatannya di 17 lokasi di Kota Medan. Namun, pada saat dilakukan pengejaran terhadap pelaku, mereka mencoba melarikan diri sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur," tuturnya.


"Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 365 ayat 1 dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara," pungkas Dadang. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook