Senin, 19 Agustus 2019 WIB

Beri Kuliah Umum di USU, Menko Luhut Beberkan Keberanian Hingga Keberhasilan Jokowi

M JawiSenin, 18 Februari 2019 21:55 WIB
Istimewa
Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan memberikan plakat kepada Rektor USU Runtung Sitepu, di Kampus USU, Medan, Senin (18/2/2019).

Indomedia.co - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memberi kuliah umum di hadapan ribuan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Senin (18/2/2019). Luhut menyampaikan keberhasilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangkitkan kembali geliat perekonomian Indonesia dan pencapaiannya selama menjabat.


Luhut tidak sendiri. Dia datang bersama sejumlah tokoh. Mulai dari RE Nainggolan, mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang, Politisi PDI Perjuangan Ruhut Sitompul, mantan Menlu Alwi Shihab dan sejumlah tokoh lainnya.


Dalam kesempatan itu, cukup banyak yang disampaikan Luhut. Mulai dari perkembangan ekonomi sampai pesan kepada mahasiswa.


Dari hasil riset yang dibuatnya, ekonomi Indonesia akan terjadi resesi setiap tujuh tahun. Setiap periode presiden sejak zaman Soeharto, Indonesia selalu nyaris terkena krisis ekonomi. Bahkan krisis ekonomi juga hampir menerpa di saat Jokowi baru menjabat.


"Saat itu saya Kepala Staf Presiden. Di situ saya kenal, Pak Presiden berani orangnya. Kalau tidak dicabut subsidi, itu akan berdampak pada ekonomi. Tapi kalau dicabut subsidi, itu dampaknya selama enam bulan, setelah itu akan rebound," ungkapnya.


Dari sisi popularitas, kata Luhut, Jokowi memang sempat menurun drastis saat enam bulan pertama. Namun popularitasnya tetap stabil dan terus meningkat hingga saat ini.


"Dan ini saya sampaikan, supaya kalian yang meneruskan ini. Kita meletakkan fondasi. Indonesia tidak boleh jadi pemain kandang. Kita harus bisa berubah. Karena kita punya semua," ujarnya.


Menurut dia, Jokowi juga dikenal sebagai orang yang cepat dan berani mengambil keputusan. Itu pun dengan hitungan yang pasti. Sehingga pembangunan juga bisa cepat terlaksana.


Dia pun menjelaskan, saat ini pemerintah bakal mengirim puluhan ribu mahasiswa untuk sekolah di universitas populer di dunia. Dana yang digelontorkan diprediksi mencapai Rp50 triliun.


"Tadi Pak Rektor sudah menyampaikan, banyak mahasiswa yang bagus. Ayo kamu belajar, bagaimana kamu mau dapat 4.0 Summa Cumlaud 4, kalau terlalu asyik bermacam-macam. Setelah kamu tamat banyak tantangan yang harus dihadapi supaya negeri ini bagus," tegasnya.


Dia juga berharap paara mahasiswa tidak hanya berani tampil di kancah nasional.


"Saya berharap Sumut, anak-anak USU ini bisa tampil di pentas nasional dan internasional dengan berbagai bidang kemajuan," ujarnya.


Bagi Luhut industri 4.0 menjadi hal yang penting. Dia juga mengajak agar seluruh mahasiswa bisa menjaga persatuan dan kesatuan.


"Kita harus bersyukur bahwa Indonesia dalam keadaan damai," pungkasnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook