Senin, 19 Agustus 2019 WIB

Berzinah, Kumpul Kebo, Jadi Istri Kedua, Beristri Dua, Para PNS Ini Dipecat

Suwardi SinagaRabu, 21 Februari 2018 17:40 WIB
Setkab RI
Menteri PANRB Asman Abnur selaku Ketua Bapek memimpin sidang Bapek, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (19/2/2018) lalu.

Indomedia.co - Sidang Badan Pertimbangan Kepegawaian (Bapek) yang digelar di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Jakarta, memutuskan memberikan sanksi Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri (PDHTAPS) terhadap 33 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari berbagai kementerian, lembaga dan pemerintah daerah, Senin (19/2/2018).

Dilansir situs resmi Setkab RI, Rabu (21/2/2018), sebanyak 17 dari 33 PNS yang diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri itu adalah karena bolos kerja. Ada yang bolos kerja hingga ratusan hari kerja, dan dilakukan sejak beberapa tahun sebelumnya, dan diulangi lagi hingga Tahun 2017 lalu.

Sementara lima orang orang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika, dan tiga orang melakukan pungutan liar (Pungli). Kasus lainnya, ada yang melakukan perzinahan, kumpul kebo, menjadi istri kedua, beristri dua, juga pemalsuan dokumen, serta tidak patuh pada ketentuan kerja dan tidak melaksanakan tugas kedinasan.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana selaku Sekretaris Bapek menjelaskan, Bapek memberikan pertimbangan atas rekomendasi dan putusan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

"Bapek bisa saja memperkuat putusan, memperingan, membatalkan, dan menunda," jelasnya pada rapat yang digelar di kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (19/2/2018).

Sanksi terhadap PNS yang bermasalah itu direkomendasikan oleh masing-masing PPK. Sebelum dibawa dalam sidang ini, sudah dilakukan dua kali pra sidang.

Sidang yang dipimpin oleh Menteri PANRB Asman Abnur selaku Ketua Bapek itu secara keseluruhan menyidangkan 47 kasus.  Sebanyak 29 kasus diputuskan diperkuat, 13 kasus diperingan, dan lima kasus masih dipending.

Dari 13 kasus yang diperingan, ada empat PNS yang turun pangkat 3 tahun, dan sembilan PNS lainnya diberhentikan dengan hormat. Namun tidak ada sanksi yang dibatalkan. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook