Senin, 22 April 2019 WIB

BNN Jemput Napi Lapas Tanjung Gusta Pemilik 11 Kg Sabu

Suwardi SinagaSenin, 11 Februari 2019 15:37 WIB
Istimewa
11 kg sabu yang disita BNN.

Indomedia.co - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menangkap oknum Napi Lapas Tanjung Gusta, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara terkait digagalkannya pengiriman 11 kg sabu, di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, Bojonegara, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Ahad (10/2/2019).


"Tadi pagi, BNN ada menjemput seorang napi yang mendekam di LP Tanjung Gusta Medan yang berperan sebagai pemilik dan pengendali 11 kg sabu yang akan diseludupkan ke Jakarta melalui Pelabuhan Banten," ujar Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari kepada wartawan, Senin (11/2/2019).


Arman mengatakan, tersangka merupakan narapidana kasus kepemilikan narkoba dan saat ini masih menjalani hukuman.


"Tersangka bernama Zailani. Yang bersangkutan adalah narapidana kasus narkoba," lanjut Arman.


Diberitakan sebelumnya, BNN RI bekerja sama dengan Bea dan Cukai serta Otoritas Pelabuhan Laut Banten menggagalkan pengiriman 11 kg sabu, di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, Bojonegara, Serang, Banten, Ahad (10/2/2019).


Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari kepada wartawan.


Dijelaskan, dua orang sopir truk yang diamankan diduga membawa narkotika, yakni AAR, dan M. Sedangkan barang bukti yang disita, 10 bungkus besar dan tujuh buah bungkus kecil sabu, dua unit truk, HP, serta kartu identitas.


Arman menjelaskan, awalnya, BNN mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada dua truk tronton yang berjalan beriringan membawa narkoba menuju Jakarta melalui Pelabuhan Banten. BNN Bersama Bea dan Cukai serta otoritas pelabuhan kemudian melakukan penyelidikan dan menggeledah truk yang dicurigai, dibantu anjing pelacak (K-9).


Saat penggeledahan, ditemukan di salah satu truk narkoba jenis sabu yang disembunyikan di bak kayu bagian depan, dekat kepala. Sabu yang ditemukan sebanyak 11 kg.


Saat ini tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor BNN RI, Cawang, Jakarta Timur untuk dilakukan pengembangan dan penyidikan lebih lanjut. Sedangkan barang bukti truk rencananya dititipkan di BNNP Banten, pungkas Arman. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook