Senin, 19 Agustus 2019 WIB

Gagal Curi Sepeda Motor, 'Captain Hero' Diamuk Warga

M JawiSenin, 12 Agustus 2019 19:06 WIB
Istimewa
Pelaku bertubuh kekar dan memiliki tato bertuliskan "Captain Hero" di dadanya ditangkap warga dan menjadi bulan-bulanan warga sekitar.

Indomedia.co - Seorang pemuda menjadi bulan-bulanan warga, saat dirinya gagal mencuri sepeda motor di kawasan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (11/8/2019) malam.


Informasi diperoleh, pelaku inisial EAS (19) warga Gang Salak Pasar V, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan dikepung warga karena hendak mencuri sepeda motor milik Lili Sardiani Daulay (20) yang merupakan warga Jalan Besar Tembung, Gang Balai Umum, Desa Tembung.


Pelaku yang melihat warga sudah mengepung dirinya kemudian meninggalkan sepeda motor yang sudah menjadi targetnya tersebut dengan mencoba melarikan diri. Namun, nahas pelaku yang bertubuh kekar dan memiliki tato bertuliskan "Captain Hero" di dadanya berhasil ditangkap warga dan menjadi bulan-bulanan warga sekitar.


"Jadi, pada saat pelaku diamuk massa sekitar pukul 22.00 WIB, beruntung petugas yang mengetahui kejadian itu langsung ke lokasi dan mengamankan pelaku untuk dibawa ke Polsek Percut Sei Tuan," kata Kanitreskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu MK Daulay, Senin (12/8/2019).


Daulay menjelaskan bahwa saat kejadian, korban yang merupakan seorang mahasiswi saat itu tengah duduk di warung. Namun, korban terkejut mendengar sepada motornya yang di parkirkan dekat warung tempat dirinya duduk itu, tiba-tiba hidup.


"Pas saat korban di warung, sepeda motornya itu di letakkan tidak jauh dari warung. Melihat ada kesempatan, pelaku mencoba mencurinya. Dan korbannya langsung berteriak maling," jelasnya.


Sementara itu, pelaku EAS mengaku dirinya melakukan aksi pencurian itu bersama temannya inisial JH. Namun saat aksinya ketahuan warga, JH yang mamantau dari kejauhan, berhasil kabur.


"Kawan saya itu nunggu saya. Tapi pas saya dikepung warga, kawan saya kabur entah kemana," ucapnya.


Pelaku juga mengakui bahwa dirinya juga pernah dipenjara pada 2015 lalu karena kasus bongkar rumah warga di Tembung.


"Saya juga pernah dipenjara dalam kasus bongkar rumah, saya dipenjara selama 10 bulan," ujarnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook