Jumat, 15 November 2019 WIB

Hoaks, Isu Mobilisasi Massa Jelang Sidang Gugatan Pilpres di MK

Selasa, 11 Juni 2019 21:59 WIB
tribratanews.polri.go.id
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Indomedia.co - Menjelang sidang perdana sengketa hasil pemilu oleh pihak pemohon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 14 Juni mendatang, muncul isu adanya gerakan massa yang memanfaatkan arus balik dari daerah ke DKI Jakarta ketika libur Lebaran 2019 selesai.


Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan kabar tersebut tidak benar atau hoaks. Pemberitaan tersebut sengaja disebarkan oleh akun-akun media sosial yang radikal dan juga buzzer untuk memprovokasi proses sengketa hasil Pemilu 2019 di MK.


"Itu konten atau berita hoaks yang sengaja disebarkan oleh aku-akun radikal sebagai buzzer untuk memprovokasi. Sedang didalami tim siber," jelas Dedi Prasetyo, Senin (10/6/2019).


Dilansir dari situs resmi Polri, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi melayangkan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 karena merasa adanya kecurangan-kecurangan. Sidang perdana akan dilakukan pada 14 Juni, sementara putusannya akan dibacakan pada 28 Juni 2019.


Adapun hasil rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) tekah memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook