Jumat, 24 Mei 2019 WIB

Jokowi Kecam Penembakan di Masjid Al Noor, Minta WNI di Selandia Baru Waspada

Jumat, 15 Maret 2019 21:12 WIB
setkab.go.id
Presiden Jokowi didampingi Menko Kemaritiman Luhut Binsar Padjaitan dan KSP Moeldoko menjawab wartawan usai makan siang di RM Bukit Tinggi, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat (15/3/2019) siang.

Indomedia.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah mendapatkan laporan dari Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengenai insiden penembakan yang terjadi di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) pukul 13.40 Waktu Setempat.


"Terlepas siapa itu pelakunya, kita sangat mengecam keras aksi kekerasan seperti ini," kata Presiden Jokowi kepada wartawan di Rumah Makan Bukit Tinggi, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (15/3/2019) siang.


Mengenai kemungkinan adanya korban Warga Negara Indonesia (WNI) dalam insiden tersebut, Presiden mengatakan sesuai dari laporan Menlu belum bisa dipastikan. Namun demikian, atas nama Pemerintah Republik Indonesia, Presiden Jokowi menyampaikan duka yang mendalam kepada para korban dari insiden tersebut.


Dilansir dari situs resmi Setkab RI, menurut Presiden, saat in Tim Perlindungan WNI dari KBRI di Wellington sedang menuju ke lokasi penembakan, di Masjid Al Noor, Christchurch.


Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi mengimbau WNI yang saat ini tinggal di Selandia Baru agar waspada dan hati-hati.


Sementara itu siaran pers Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebutkan, bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Wellington terus memantau perkembangan situasi dan telah mengirimkan tim ke Christchurch untuk berkoordinasi dengan otoritas keamanan, rumah sakit dan Perhimpunan Pelajar Indonesia setempat.


"Hingga saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut," jelas Kemlu seraya menyebutkan, terdapat 331 WNI di Christchurch, termasuk 134 mahasiswa. Jarak Wellington, ibu kota Selandia Baru menuju kota Christchurch diperkirakan sekitar 440 km.


Sementara Menlu Retno Marsudi dalam keterangannya menyebutkan, saat insiden penembakan terjada ada enam WNI yang berada di Masjid Al Noor.


"Tiga WNI berhasil melarikan diri dan sudah bisa melakukan kontak. Kita sedang mencari tiga WNI lainnya," kata Menlu di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (15/3/2019) siang.


Bagi keluarga dan kerabat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dan bantuan konsuler mengenai insiden penembakan di Masjid Al Noor, Cristchurch, menurut Kemlu, dapat menghubungi hotline KBRI Wellington, +64211950980 dan +64223812065. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Sumber: setkab.go.id

Iklan Ramadan Tapteng
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook