Kamis, 15 November 2018 WIB

Protes Rencana Pemindahan Siswa, Polisi Tangkap 46 Orang

Ahad, 02 September 2018 19:24 WIB
Reuters
Siswa belajar di koridor sekolah sebelum ujian nasional untuk memasuki universitas, di Hengyang, Provinsi Hunan, Cina, 3 Juni 2018.

Indomedia.co - Polisi telah menangkap 46 orang yang merupakan bagian dari sejumlah demonstran yang memprotes rencana pemerintah untuk mengatasi penuh sesaknya ruang-ruang kelas dengan memindahkan siswa ke sekolah lain, yang kemudian bergulir menjadi aksi kekerasan.

Dilansir dari VOA Indonesia, polisi di Kota Leiyang, Provinsi Hunan, Cina, mengatakan kepada mikroblog resmi mereka bahwa ke-46 orang itu ditangkap Ahad (2/9/2018) pagi ketika polisi berupaya membubarkan sekitar 600 demonstran yang telah berkumpul di luar kantor polisi setempat sejak Sabtu (1/9/2018) malam.

Polisi mengatakan sebagian demonstran melemparkan botol-botor air plastik, batu bata, petasan dan botol bir, melukai lebih dari 30 polisi dan merusak beberapa kendaraan. Polisi menyebut aksi protes itu sebagai tindakan baik yang tidak berguna karena hanya mencari masalah.

Associated Press mengutip seorang pejabat di kantor Pemerintah Kota Leiyang, Zeng, mengatakan para orang tua memprotes rencana pemerintah kota itu untuk memindahkan para siswa dari sekolah-sekolah yang penuh sesak ke sekolah swasta yang lebih mahal. Sebagian orang tua khawatir anak-anak mereka akan terkena asap beracun formaldehyde di asrama di mana mereka akan dipindahkan. Zeng mengulangi pernyataan polisi bahwa orang-orang yang mencari masalah menggunakan aksi protes itu menjadi isu besar bagi otorita setempat.

Upaya menghubungi polisi dan sekolah yang terkena dampak rencana pemerintah ini belum membuahkan hasil. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Sumber: voaindonesia.com

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook