Kamis, 15 November 2018 WIB

Selidiki Kasus Dugaan Korupsi, Jurnalis Ini Diperkosa Lalu Dibunuh

Senin, 08 Oktober 2018 15:16 WIB
voaindonesia.com
Para pejalan kaki berjalan melewati toko penggemar kanal TV Bulgaria, bTV, di Ibu Kota Sofia,Kamis (18/2/2010).

Indomedia.co - Seorang jurnalis yang tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi ditemukan tewas terbunuh. Dia diperkosa sebelum dibunuh.

Penuntut mengatakan jenazah Viktoria Marinova (30) ditemukan di sebuah taman di Kota Ruse, Bulgari, Sabtu (6/10/2018). Ponsel, kunci mobil, kacamata, dan beberapa pakaiannya hilang.

Menurut polisi, dia diperkosa sebelum dibunuh.

"Kematiannya akibat pukulan di bagian kepala dan pencekikan," kata Penuntut Georgy Georgiev seperti dilansir VOA Indonesia, Senin (10/8/2018).

Dia menambahkan penyelidik berhasil memperoleh banyak bukti DNA.

Menteri Dalam Negeri Bulgaria Mladen Marinov mengatakan tidak ada bukti-bukti yang mengaitkan kematiannya dengan pekerjaannya sebagai jurnalis investigasi TV.

Seorang reporter lain dari stasiun televisi Marinova mengatakan, tidak seorangpun di TV itu yang mendapat ancaman.

Tetapi pemilik situs yang terlibat dalam penyelidikan dugaan korupsi itu, dan jurnalisnya yang diwawancarai oleh Marinova, mengatakan kelompoknya memperoleh informasi kredibel bahwa akan ada bahaya.

"Kematian Viktoria, cara kejam pembunuhannya, adalah sebuah eksekusi. Ini ditujukan sebagai contoh, sebuah peringatan," kata Asen Yordanov kepada Kantor Berita Perancis, Minggu (7/10/2018).

Marinova bekerja untuk stasiun televisi TVN di Ruse, dan pengantar acara talk show Detector.

Indeks global dari Reporter Without Borders menempatkan Bulgaria pada peringkat 111 dari 180 negara pada 2018, yang terendah dalam blok Uni Eropa. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Sumber: voaindonesia.com

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook