Ahad, 20 Oktober 2019 WIB

Banjir Bandang di Samosir, Satu Orang Hilang

M JawiSabtu, 04 Mei 2019 12:16 WIB
M Jawi
Suasana pasca-banjir bandang di Desa Buntu Mauli, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (3/5/2019).

Indomedia.co - Hujan deras yang terjadi di Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir pada Jumat (3/5/2019) kemarin menyebabkan banjir bandang yang melanda Desa Buntu Mauli, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara.


Dari informasi yang diperoleh bahwa akibat bandang tersebut empat rumah rusak parah dan satu warga dinyatakan  hilang terbawa arus.


Kepala BPBD Kabupaten Samosir Mahler Tamba mengatakan bahwa sebelum banjir menerjang awalnya wilayah Samosir diguyur hujan lebat selama dau jam.


"Jadi, sekitar pukul 16.00 WIB tiba-tiba air naik dan mengahantam empat rumah warga, satu dilaporkan hilang," kata Mahler Tamba, Sabtu (4/5/2019).

 

Arus sungai yang cukup dahsyat menyapu apapun yang dilintasinya. Bahkan air yang naik tingginya mencapai empat meter. Derasnya arus membawa material kayu dan batu dari hulu sungai.


"Mengetahui informasi banjir itu, tim BPBD bersama masyarakat melakukan pencarian korban dari pukul 17.00 WIB sampai 20.00 WIB tadi malam," jelas Mahler.


Sementara Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Parapat Danau Toba Octo Albert Tambunan menuturkan banjir bandang terjadi karena air Sungai Radang Bodi meluap, akibat hujan deras.


"Dari kejadian itu korban bernama Tiaman Boru Situmorang (65) warga Desa Buntu, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir, hingga kini hilang," tuturnya.


Saat ini kata Octo Tim Pos SAR Parapat sedang bersiap membantu proses pencarian. Personel yang diturunkan mengunakan KN 412 SAR Medan untuk mencari korban hilang.


"Saat ini kita masih melakukan pencarian terhadap korban hilang dibantu dengan tim gabungan dan masyarakat," tambahnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook