Senin, 19 Agustus 2019 WIB

ISNU Padangsidimpuan Usul Dibentuk Perda Pengentasan Kemiskinan dan Gerakan Infak Seribu Rupiah Setiap Jumat

Suwardi SinagaJumat, 11 Januari 2019 16:39 WIB
Istimewa
Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Arwin Siregar menerima audiensi PC ISNU Kota Padangsidimpuan, di Kantor Wali Kota Padangsidimpuan, Kamis (10/1/2019).

Indomedia.co - Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) mengusulkan dibentuk Perda Pengentasan Kemiskinan serta Gerakan Infak Seribu Rupiah Setiap Jumat.


Hal itu disampaikan oleh Ketua PC ISNU Kota Padangsidimpuan Rahmat Timbul H Lubis saat bersilaturahmi dengan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Arwin Siregar, di Kantor Wali Kota Padangsidimpuan, Kamis (10/1/2019).


Dalam audiensi tersebut, Timbul hadir bersama Wakil Ketua Ibrahimsyah Nasution, Sekretaris Ibnul Choir Siregar, Wakil Sekretaris Hasmar Husein Harahap, dan Bendahara Sunardiana Lubis.


Sedangkan Wakil Wali Kota didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Iswan Nagabe Lubis, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rahuddin Harahap, serta Kabid Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Daulat Parlaungan.


Dalam hal program pengentasan kemiskinan, ISNU menyarankan agar dibentuknyan satu perda khusus. ISNU juga menyarankan agar Gerakan Infak Seribu Rupiah Setiap Jumat menjadi salah satu metode teknis dalam proses pengentasan kemiskinan.


Baca: Temui Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, ISNU Sampaikan Pentingnya Dirasah Wathaniyah


"ISNU juga berharap agar Wali Kota Padangsidimpuan mengeluarkan surat edaran untuk seluruh ASN yang beragama Islam supaya rela berinfak seribu rupiah setiap Jumat, dan dana infak tersebut bisa digunakan dan dialokasikan untuk peningkatan keaejahteraan masyrakat prasejahtera di Kota Padangsidimpuan," kata Timbul.


Menjawab usulan Ketua PC ISNU Kota Padangsidimpuan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rahuddin Harahap menyampaikan, apa yang menjadi ide dan pokok-pokok pikiran ISNU terkait pengentasan kemiskinan adalah bukti dari keinginan agar terciptanya kesejahteraan masyarakat khususnya di Kota Padangsidimpuan. Tentunya hal itu sejalan dan seiring dengan keinginan pemerintah juga.


Mengenai pembuatan perda tentunya memiliki beberapa tahapan tahapan yang harus dilalui, misalnya diawali dengan perancangan perda, termasuk juga pembuatan naskah akademik dan tahapan tahapan lainnya. Bila nantinya usul ini diakomodir oleh pemerintah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan berharap ISNU sebagai pengusul bersedia untuk dilibatkan pada beberapa pembahasan terkat rancangan perda untuk itu. Termasuk memberikan rasionalisasi seputar Gerakan Infak Seribu Rupiah Setiap Jumat dan korelasinya terhadap penungkatan kesejahteraan masyarakat.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Arwin Siregar menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran dan fungsionais ISNU.


"Semoga silaturrahmi ini bisa terus ditingkatkan di hari-hari yang akan datang," ujar Arwin Siregar. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook