Kamis, 17 Januari 2019 WIB

Kapolsek Medan Timur: Hasil Autopsi, Tidak Ditemukan Tanda-tanda Kekerasan di Tubuh Korban

Suwardi SinagaSelasa, 08 Januari 2019 16:10 WIB
Istimewa
Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin didampingi Kanit Intelkam Ipda Handel Sembiring.

Indomedia.co - Terkait meninggalnya Gazali (68) warga Jalan Ampera III, Medan, saat penggerebekan narkoba, dipastikan tidak ada unsur penganiayaan seperti yang dituduhkan keluarga kepada personel.


"Dari hasil autopsi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau bekas tanda penganiayaan di tubuh korban," kata Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin melalui telepon, Selasa (8/1/2019).


Meski masih dalam pemeriksaan tim medis, namun dipastikan korban meninggal bukan akibat penganiayaan seperti yang dituduhkan warga kepada petugas.


"Ada 10 item lagi yang akan dilakukan tim medis terhadap korban. Hasilnya masih kita tunggu," jelasnya.


Arifin mengatakan, korban mendadak meninggal saat petugas Satrekrim Polsek Medan Timur melakukan penangkapan terhadap dua orang diduga sebagai pengedar narkoba di Jalan Ampera III, Medan, Senin (7/1/2019) malam.


Korban berusaha menghalangi petugas yang ingin memboyong putranya inisial S, satu dari dua terduga yang ditangkap terkait keterlibatannya dalam peredaran narkoba di pemukiman padat penduduk tersebut.


Dari hasil penggerebekan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti 5 paket sabu yang ditemukan di kamar tidur putra korban.


"Dari kamar S, putra korban disita 4 paket sabu, sementara dari tersangka lainnya inisial AW satu bungkus plastik sabu," jelasnya.


Saat pengerebekan dilakukan, personel Polsek Medan Timur sempat mendapat perlawanan dari warga sekitar.


"Anggota kita sempat dilempari oleh warga dan keluarga tersangka saat akan membawa keduanya ke kantor polisi," ungkap mantan Kasi Propam Polrestabes Medan ini.


Sebelumnya, lanjut Arifin, saat petugas mendatangi rumah yang dihuni S untuk mencari barang bukti, sejumlah pemuda langsung berlarian keluar dari dalam rumah.


"Saat petugas mendatangi rumah tersebut, sejumlah pemuda berlarian keluar rumah," kata Arifin. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook