Jumat, 20 September 2019 WIB

Kisah Anak-anak di Perbatasan, Digendong Tentara Seberangi Sungai Agar Bisa Sekolah

Kamis, 10 Januari 2019 20:02 WIB
tni.mil.id
Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 511/Dibyatara Yodha membantu anak-anak siswa SDN 16 Gun Jemak, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, menyeberangi Sungai Sekayam setiap pergi dan pulang sekolah.

Indomedia.co - Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 511/Dibyatara Yodha yang bertugas di sektor barat Provinsi Kalimantan Barat, membantu anak-anak siswa SDN 16 Gun Jemak, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, menyeberangi Sungai Sekayam setiap pergi dan pulang sekolah. Bahkan ada siswa yang harus digendong agar tidak terseret oleh arus yang saat ini cukup deras.


Hal itu dikatakan oleh Dansatgas Pamtas Yonif 511/DY Letkol Inf Jadi, di Pos Kotis usai memberikan bantuan perlengkapan sekolah di daerah tersebut, Kamis (10/1/2019).


Dikatakan Dansatgas, Sungai Sekayam tidak memiliki akses jembatan penyeberangan, saat hujan deras mengakibatkan sungai meluap sehingga menyulitkan aktifitas masyarakat. Terkadang anak-anak meliburkan diri karena sungai itu tidak bisa diarungi untuk kesekolah. Tidak hanya anak-anak, sebagian warga yang berada diseberang sungai pun ikut terisolir karena air meluap dan disertai arus deras.


"Musim hujan begini arus memang sedang deras, jadi anggota membantu menyeberangkan anak-anak itu. Khawatirnya kalau tidak diseberangkan mereka hanyut," kata Dansatgas.


Diansir dari situs resmi TNI, menyeberangkan anak-anak memang bukan tugas Satgas, tapi sebagai bagian dari masyarakat di tempat bertugas ada sisi kemanusiaan dan kepedulian yang mesti kami kedepankan. Apalagi mereka adalah generasi penerus bangsa yang nanti akan ikut memajukan perbatasan. Para siswa ini tak punya pilihan lain karena akses satu-satunya untuk berangkat dan kembali dari sekolah hanyalah sungai.


"Apapun kesulitan rakyat kita, bagi TNI wajib hukumnya membantu," pungkas Danstagas. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Sumber: tni.mil.id

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook