Kamis, 17 Januari 2019 WIB

Kunjungi Ponpes Darussalam Parmeraan, Gubernur Sumatera Utara Baru Tahu Ada Pesantren di Tengah Hutan

Suwardi SinagaRabu, 09 Januari 2019 21:52 WIB
Istimewa
Gubernur Sumatera Utara Edy Ramayadi mengunjungi Pesantren Darussalam Parmeraan, Padang Lawas Utara, Selasa (8/1/2019).

Indomedia.co - Gubernur Sumatera Utara Edy Ramayadi bersama Ketua TP PKK Sumatera Utara Nawal Lubis mengunjungi Pondok Pesantren Darussalam, Parmeraan, Padang Lawas Utara, Selasa (8/1/2019). Kedatangan Gubernur bersama rombongan disambut Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Parmeraan H Efendi Ritonga dan ribuan santri.


Gubernur mengaku bangga dan terharu, bisa berkunjung ke Pesantren Darussalam Parmeraan dan bertemu para santri, yang rela jauh dari rumah dan keluarga, demi mengaji dan belajar ilmu agama.


"Saya baru kali ini mengetahui kalau ada pesantren di tengah hutan, saya terharu dan bangga begitu sampai di sini. Meski jalan yang ditempuh cukup jauh dengan kondisi jalan yang memprihatinkan. Tetapi sampai di sini, saya merasa mencium harumnya surga, karena di sini tempatnya para calon penghuni surga," ujar Gubernur.


Selain itu, lokasi yang jauh dari keramaian, membuat Gubernur salut kepada para santri yang telah memilih untuk belajar agama di Pesantren Darussalam Parmeraan. Namun hal tersebut akan membuat para santri lebih khusuk dalam menimba ilmu, khususnya tahfiz Quran.


"Mereka di sini sangatlah baik dalam belajar karena tidak terkontaminasi dari dunia luar, juga mampu belajar dengan khusuk dan tekun," ujar Edy Rahmayadi.


Karena itu, Edy pun sempat bercanda, meski dia seorang Gubernur, dirinya tidak sanggup menjadi imam karena dalam pemahaman dan lafaz bacaan Alquran tidak sefasih para santri.


"Saya akui tak mungkin sanggup menjadi imam salat, meski saya seorang Gubernur, karena lafaz Quran saya tidak fasih seperti mereka," kata Edy Rahmayadi, setelah menguji hafalan ayat Alquran para santri.


Karena itu, Gubernur mengajak semua umat Islam di Sumatera Utara untuk terus bersyukur kepada Allah atas rahmat dan karunia. Serta meminta kepada para santri dan seluruh masyarakat mendoakan dirinya untuk memimpin Sumatera Utara bermartabat.


Di kesempatan tersebut, Gubernur juga berjanji akan membantu pembangunan sarana dan prasarana pesantren. Juga akan berkoordinasi dengan Bupati Padang Lawas Utara untuk membenahi infrastruktur jalan di sekitar pesantren tersebut.


Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Parmeraan H Efendi Ritonga menyampaikan terima kasih atas kunjungan Gubernur Edy Rahmayadi bersama rombongan ke pesantrennya. Karena, kedatangan Gubernur sangat berarti bagi pesantren dan para santri.


Efendi Ritonga mengatakan, sebelum Gubernur datang dirinya sempat membuka Alquran dan ayat yang pertama didapatnya adalah surah Al A'raf ayat 94 yang artinya "Kami tidak mengutus seorang nabi pun kepada suatu negeri, melainkan kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan supaya mereka tunduk dan merendah diri".


"Di ayat tersebut kita bisa ambil kesimpulan bahwa pimpinan yang diberikan Allah SWT untuk memimpin Sumatera Utara adalah manusia yang tunduk dan rendah diri kepada Allah, juga pada masyarakatnya," ujarnya.


Disampaikan juga, bahwa pihaknya akan selalu mendukung program dan kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Karena dipimpin oleh Gubernur Edy Rahmayadi, yang insyaallah amanah dan hamba Allah yang taat.


Efendi Ritonga juga menuturkan, bahwa pesantren tersebut sudah dibangunnya sejak Tahun 1994. Meski dulunya para santri harus menempuh jalan kaki ke asrama dengan jarak puluhan kilometer, tidak menjadi halangan. Karena itu, dengan adanya rencana Gubernur dan Pemkab Padang Lawas Utara membangun jalan disambut baik, agar akses menjadi lebih mudah dan cepat sampai.


"Saat ini, jumlah santri dan santriwati sebanyak 1.200 orang, yang berasal tak hanya dari Sumatera Utara, tetapi ada juga luar, seperti Riau bahkan Jakarta," ungkapnya.


Bupati Padang Lawas Utara Andar Amin Harahap yang juga hadir pada kesempatan itu, bersedia melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk membangun infrastruktur jalan menuju lokasi pesantren dan beberapa desa yang dilalui. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook