Kamis, 17 Januari 2019 WIB

Material Longsor di Jembatan Siduadua Parapat Terus Dibersihkan, Sistem Buka Tutup Diberlakukan

Suwardi SinagaSabtu, 05 Januari 2019 12:48 WIB
Istimewa
Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor di Jembatan Siduadua, Pabrik Ganjang, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu(5/1/2019).

Indomedia.co - Petugas gabungan terus melakukan pembersihan material longsor di Jembatan Siduadua, Pabrik Ganjang, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (5/1/2019).


Sejumlah alat berat serta mobil pemadam kebakaran ikut diturunkan untuk membantu proses pembersihan material longsor.


Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih hari ini mengecek lokasi longsor di perbukitan di atas Jembatan Siduadua. Di bukit tempat terjadinya longsor ditemukan mati air yang terus mengalir sehingga mengakibatkan terjadinya longsor.


Petugas akan mencoba mengalihkan air tersebut agar tidak turun ke bawah untuk mempermudah proses pembersihan material longsor.


Mobil pemadam ikut dikerahkan untuk membersihkan material longsor. (Istimewa)


"Pertama kita alihkan dulu air itu, dan itu jangka pendek kita. Kedua harus ada penahan, apakah akan kita letak tanah dalam karung, dan itulah upaya kita agar sementara lumpur yang menggangu jalan bisa teratasi," imbuh Bupati.


Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk percepatan agar jalan tersebut secepatnya bisa dilintasi.


"Saya berharap pengerjaan dan pembersihan ini cepat selesai agar pengendara kendaraan bermotor bisa dengan nyaman melintas di jalan ini," jelasnya.


Camat Girsang Sipanganbolon Boas Manik menambahkan bahwa saat ini petugas melakukan buka tutup arus lalu lintas karena proses evakuasi sedang berjalan.


"Kita masih berlakukan buka tutup jalan dan petugas kepolisian juga telah melakukan pengalihan arus lalu lintas melalui jalur alternatif," kata Camat. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook