Jumat, 22 Februari 2019 WIB

Polrestabes Medan Tangkap 4 Pelaku Penganiayaan Anggota IPK

Suwardi SinagaSelasa, 05 Februari 2019 15:06 WIB
Istimewa
Empat orang diduga pelaku penganiyaan anggota IPK diamankan Polrestabes Medan.

Indomedia.co - Personel Satreskrim Polrestabes Medan menangkap empat orang diduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya kader IPK, Jarismen Saragih (21), warga Dusun Sinar Gunung, Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.


Korban tewas mengalami luka bacok senjata tajam dan tujuh butir senapan angin bersarang di tubuhnya. Pengeroyokan terjadi di Jalan Cemara Gang Keadilan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sabtu (2/2/2019).


Empat orang yang ditangkap tersebut yakni DP alias Black (39) warga Jalan Cemara Pasar I, Lorong II Barat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang; DI alias Komeng (20) warga  Jalan Cemara Pasar I, Lorong II Barat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang; RS (25) warga Jalan Pancing, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan; dan MP (23) warga Jalan Pancing II Budi Utomo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.


"Mereka merupakan orang-orang yang terlibat penganiayaan yang menewaskan korban," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto di Medan, Selasa (5/2/2019).


Dadang menjelaskan, selain empat orang tersangka yang sudah ditangkap, pihaknya masih mencari beberapa orang lainnya yang diduga ikut terlibat penganiayaan tersebut. Total saat ini ada enam orang yang masih dalam pencarian. Polisi mengimbau agar para pelaku menyerahkan diri kepada polisi.


"Kami mengimbau agar menyerahkan diri dan bersikap kooperatif, berani berbuat harus berani bertanggungjawab," pungkasnya.


Diketahui pengeroyokan terhadap Jarismen terjadi sesaat setelah yang bersangkutan menghadiri pelantikan Ikatan Pemuda Karya di Lapangan Gajah Mada, Jalan Krakatau, Medan, Sabtu (2/2/2019). Sepulang dari lokasi pelantikan, korban yang melintas di Jalan Cemara tiba-tiba dicegat oleh sekelompok orang dan mengeroyoknya hingga tewas. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook