Senin, 17 Juni 2019 WIB

Ratusan Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Rancaekek Bandung

Suwardi SinagaJumat, 11 Januari 2019 21:50 WIB
Istimewa
Salah satu rumah yang rusak diterjang puting beliung di Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Jumat (11/1/2019) pukul 15.15 WIB.

Indomedia.co - Bencana puting beliung melanda Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Jumat (11/1/2019) pukul 15.15 WIB. Puting beliung menyebabkan rumah penduduk rusak dan pohon tumbang.


Demikian disampaikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada Indomedia.co.


Data sementara yang berhasil dihimpun BPBD Kabupaten Bandung dampak puting beliung tercatat 1 orang luka berat, 15 orang luka ringan, 15 rumah rusak berat, 71 rumah rusak ringan dan lebih dari 300 rumah rusak yang belum dikelompokkan tingkat kerusakannya. Diperkirakan jumlah kerusakan rumah dan bangunan bertambah karena pendataan masih berlangsung.


Daerah yang mengalami kerusakan antara lain Perumahan Rancaekek Kencana Blok 16 RW 16 RW 08, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, dan beberapa perumahan lain. Atap rumah banyak yang diterbangkan oleh puting beliung, papar Sutopo.


Sebelum kejadian, pagi cuaca cerah kemudian pada siang awan-awan banyak terbentuk dan terdapat awan Cumulonimbus yang menutup daerah Rancaekek sekitarnya. Langit terlihat mendung dan cuaca gerah atau sumug. Menjelang sore kemudian bertiup angin yang makin lama makin kencang disertai hujan berintensitas sedang hingga tinggi. Puting beliung terlihat di langit sesaat.


BPBD Kabupaten Bandung saat ini masih melakukan pendataan. Pemasangan tenda pengungsi oleh TNI dan Brimob Polda Jabar didirikan untuk menampung sebagian masyarakat yang mengungsi. Tagana, BPBD dan relawan membantu pengungsi. Kondisi listrik masih padam.


Kebutuhan mendesak saat ini adalah tenda pengungsi sementara, terpal, alat penerangan, bahan makanan dan air bersih, pungkas Sutopo. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook