Kamis, 20 Februari 2020 WIB

Korban Pekerja Migran di Bawah Umur di Malaysia, Pemprov Berupaya Pulangkan Sondang Rohana Agustina Pasaribu ke Sumut

Suwardi SinagaSabtu, 26 Oktober 2019 23:44 WIB
Dokumentasi
Sekdaprov Sumut Sabrina.

Indomedia.co - Menanggapi adanya surat dari Konsulat Jenderal
Republik Indonesia (KJRI) Penang, Malaysia tentang pekerja migran asal Sumatera
Utara (Sumut) Sondang Rohana Agustina Pasaribu, yang mengalami masalah
ketenagakerjaan di Penang, Malaysia, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kembali
memerintahkan Tim Pemprov Sumut berangkat ke Penang.

 

Tim Pemprov Sumut yang
terdiri atas Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sabrina, Kepala Dinas
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumut Nurlela, dan Kabag
Humas Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Muhammad Ikhsan,
diperintahkan Gubernur untuk membawa pulang Sondang Rohana ke Sumut.

 

Sekdaprov Sumut
Sabrina menuturkan, KJRI Penang menerima pengaduan kasus pekerja migran asal
Sumut Sondang Rohana yang menjadi korban pengiriman pekerja migran Indonesia di
bawah umur (15) asal Berastagi. Korban kabur dari majikannya dan ditemukan
warga di sekitar daerah rumah majikannya tersebut.

 

“Paspor dan juga HP
yang bersangkutan ada di tangan majikan. Saat ini KJRI Penang dalam proses ke
polisi untuk meminta bantuan polisi agar paspornya dan hak-haknya dapat
diberikan oleh majikan, semoga dapat berlangsung lancar,” ujar Sabrina, Jumat
(25/10/2019) malam.

 

Disebutkan, korban Sondang
Rohana, lahir 5 Agustus 2004, dari pasangan Herman Pasaribu dan Risda
Simanjuntak. Alamat tempat tinggal Simpang Ujung Aji, Kecamatan Berastagi,
Kabupaten Karo. Sponsor Indonesia bernama Nurlisna Simanjuntak.

 

Awalnya korban diajak
ke Malaysia oleh sponsor yang masih saudara sepupu ibu dan dibuatkan paspor
Imigrasi Tanjung Balai. Kemudian berangkat ke Malaysia para 10 April 2019 naik
feri ke Port Klang. Sesampainya di Port Klang dijemput agen Malaysia atas nama
Juliana dan dibawa ke rumah majikan bernama Tan Eng Cong, di daerah Taman
Pekaka Pulau Penang, Nomor 17.

 

“Kemudian, pada 22
Oktober 2019, yang bersangkutan melarikan diri dari majikan dan di antar ke
KJRI Penang oleh WNI yang menemukannya di sekitar Taman Pekaka,” terang
Sabrina.

 

Setelah melakukan
koordinasi dengan KJRI Penang dan pihak kepolisian setempat, rencananya Tim
Pemprov Sumut akan membawa Sondang Rohana pulang ke Sumut.

 

“Menurut rencana besok
(Sabtu, 26/10/2019) sore sudah bisa dibawa. Untuk proses imigrasi harus
menunjukkan tiket kepulangan yang bersangkutan, jadi tiket pesawat korban sudah
dibeli untuk Sabtu sore,” ujarnya.

 

Dari peristiwa ini,
semakin jelas terlihat, bahwa perhatian dan kepedulian Gubernur Sumut Edy
Rahmayadi terhadap warganya yang mengalami masalah di luar negeri, tidak
diragukan lagi. Setelah beberapa waktu lalu Tim Pemprov Sumut berhasil
memulangkan Meimeris (37) dari Malaysia, kini giliran Sondang Rohana.

 

Memang banyak masalah
yang dialami warga Sumut di luar negeri, namun ada skala prioritas mana yang
perlu dibantu. Tidak jarang pula masalah tersebut dapat diselesaikan oleh pihak
KJRI dan KBRI di luar negeri.

 

















































“Karena itu, Pemprov
Sumut mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri yang telah
bekerja menjaga warga Indonesia, khususnya Sumut yang sedang menghadapi masalah
di luar negeri,” ujar Sekdaprov Sumut Sabrina. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook