Kamis, 04 Juni 2020 WIB

DPR Bahas Pembentukan Grup Persahabatan Parlemen Indonesia-Etiopia

Ulama Etiopia Terkesan Dengan Kiprah Syekh Nawawi Albantani

Kamis, 19 September 2019 22:53 WIB
dpr.go.id
Wakil Ketua BKSAP DPR RI Surahman Hidayat.

Indomedia.co - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen
(BKSAP) DPR RI Surahman Hidayat didampingi Anggota BKSAP Zairina dan Teuku
Taifuqulhadi melaksanakan Kunjungan Kerja Muhibah ke  Addis Ababa, Etiopia, pada 16-20 September
2019.




Surahman
mengungkapkan, pertemuan kali pertama DPR RI dengan Parlemen Etiopia  itu membahas terkait rencana pembentukan grup
persahabatan antar kedua negara.




“Kunjungan ke Etiopia
ini sebagai komitmen DPR menjalankan fungsi representasi dan diplomasi. Kami ke
sini membawa misi utama menjajaki potensi pembentukan grup persahabatan dengan
Parlemen Etiopia. dan disambut positif,” paparnya dalam rilis yang diterima
Parlementaria, Kamis (19/9/2019).




Dilansir dari situs
resmi DPR RI, legislator PKS itu melanjutkan, Ketua Parlemen Etiopia juga ingin
belajar demokrasi dari Indonesia.




“Mereka mendukung
penuh reformasi yanng tegah bergulir di Etiopia, terutama membuka lebar-lebar
keran demokrasi antara lain pembebasan tahanan politik, kebebasan pers dan
berpendapat. Mereka sangat ingin belajar dari Indonesia, mereka berjanji akan
melakukan kunjungan balasan,” papar Surahman.




Selain berdialog
dengan Parlemen Etiopia, Delegasi BKSAP DPR RI juga berdialog dengan organisasi
masyarakat sipil Etiopia. Anggota Dewan sebagai representasi rakyat juga
memperkuat hubungan antar masyarakat kedua negara, dengan bertemu The Ethiopian
Islamic Affairs Supreme Council (EIASC) dan tokoh ulama Addis Ababa.




“Kita berdiskusi peran
Islam bagi pembangunan terutama pendidikan. Bahkan ulama Etiopia menawarkan
kontribusi Indonesia membangun sekolah-sekolah dan pusat Islam di Etiopia.
Secara spesifik kita sudah ditawarkan sebidang tanah untuk membangun masjid
Indonesia di Addis Ababa sebagai simbol persahabatan kedua negara yang akan
dikenang,” jelas legislator dapil Jawa Barat X itu.




Surahman melihat ulama
Etiopia juga sangat terkesan dengan kiprah ulama Indonesia terdahulu.




“Mereka sangat
terkesan dengan kiprah ilmiah Syekh Nawawi Albantani asal Banten dan Syekh
Yasin Alpadangi asal Padang. Mereka juga ingin belajar bagaimana pendidikan
agama menjadi bagian penting dari pendidikan negara,” pungkas Anggota Komisi
VIII DPR RI itu. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook