Sabtu, 21 September 2019 WIB

Anggota DPRD Sumut Akan Sampaikan Tuntutan Mahasiswa Papua ke Kapolri

M JawiSenin, 19 Agustus 2019 19:50 WIB
M Jawi
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam IMP Utara melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (19/8/2019).

Indomedia.co - Tuntutan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Papua (IMP) Sumatera Utara yang meminta hentikan aksi intimidasi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Surabaya akan disampaikan ke Kapolri.


Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Brilian Mochktar saat menemui puluhan mahasiswa Papua yang berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (19/8/2019).


"Kita akan sampaikan ini kepada Kapolri untuk segera ditindaklanjuti," katanya dihadapkan mahasiswa.


Brilian juga menjelaskan bahwa kasus ini jangan terus dibiarkan berlarut-larut, bahkan di beberapa daerah di Indonesia juga melakukan aksi yang serupa.


"Saya meminta aparat kepolisian dan aparat TNI untuk memproses kasus ini secara benar. Karena mereka juga anak bangsa kita," jelasnya.


Baca: Unjuk Rasa di Kantor DPRD Sumut, IMP: Hentikan Intimidasi dan Rasisme Terhadap Mahasiswa Papua


Menurut Brilian bahwa Indonesia ini merupakan negara kesatuan yang tidak memiliki perbedaan ras, suku, dan agama. Bahkan, kita semua merupakan satu kesatuan dari Bhinneka Tunggal Ika.


"Oleh karena itu, apa yang disampaikan adik-adik kita dari mahasiswa Papua yang ada di Sumut ini akan kita sampaikan ke Mensesneg, ke Mabes Polri, dan Mabes TNI," ucapnya.


"Kita akan selesaikan kasus ini, tidak ada perbedaan di Indonesia kita semua satu," pungkas Brilian.


Baca: Mahasiswa Papua Unjuk Rasa di Kantor DPRD Sumut


Sebelumnya, Ketua IMP Sumut Agustinus Goo menjelaskan bahwa aksi ini dilakukan untuk menuntut aparat negara dan organisasi masyrakat di Surabaya bertanggung jawab atas tindakan pelanggaran hak kebebasan kepada mahasiswa Papua di Surabaya. Dan meminta Presiden turun tangan menyelesaikan permasalahan ini.


"Bapak Presiden Joko Widodo mohon melihat dengan mata dan hati dan selesaikan kasus kasus pelanggaran HAM diatas Tanah Papua, terutama pada mahasiswa," jelasnya.


IMP juga berharap Jokowi segera bertindak tegas dan cepat menyelesaikan masalah ini. Karena masalah ini sudah berlangsung cukup lama, pelanggaran HAM sudah banyak terjadi.


"Itu yang kami sampaikan ke DPRD Sumut agar diaspirasikan ke pusat untuk menyelesaikan masalah ini," katanya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook