Senin, 22 Juli 2019 WIB

Bamsoet Tegaskan Gedung DPR RI Termasuk Dalam Obyek Vital Negara

Rabu, 17 Oktober 2018 16:23 WIB
dpr.go.id
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.

Indomedia.co - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo kembali menegaskan bahwa Pimpinan DPR bukan meminta Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI untuk mengganti kaca jendela ruangan anggota DPR RI dengan kaca anti peluru yang memang sangat mahal harganya. Melainkan meminta BURT untuk mengkaji perlu tidaknya beberapa bagian kaca yang menghadap lapangan tembak Perbakin Senayan diberi lapisan kaca film yang dapat menahan terjangan peluru.

Baca: Peluru Nyasar Kembali Tembus Gedung DPR RI

"Sekadar meluruskan statement saya sebelumnya, bahwa kami sebagai Pimpinan DPR meminta BURT DPR RI untuk mengkaji perlu tidaknya beberapa bagian kaca yang menghadap lapangan tembak Perbakin Senayan diberi lapisan kaca film yang dapat menahan terjangan peluru. Jadi, bukan menggantinya dengan kaca anti peluru yang memang sangat mahal. Dan itupun sebetulnya bukan tanggung jawab DPR. Tapi menjadi tanggung jawab pihak keamanan negara, dalam hal ini tanggung jawab negara," ujar Bamsoet, begitu Bambang Soesatyo biasa disapa dalam siaran persnya baru-baru ini.

Baca: Peluru Nyasar, Anggota DPR RI Wenny Warouw Serahkan Penyelidikan Pada Polisi

Dilansir situs resmi DPR RI, Rabu (17/10/2018), tidak hanya itu, Bamsoet juga menekankan bahwa sejatinya, gedung DPR sebagaimana juga gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Mahkamah Agung (MA) atau lembaga negara lainnya yang masuk dalam kategori obyek vital (Obvit) negara. Sehingga keselamatan gedung, dokumen dan seluruh isinya termasuk keselamatan anggota DPR di gedung DPR sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku merupakan tanggung jawab pihak keamanan negara.

Baca: Peluru Nyasar, Ketua DPR RI Minta Pengelola Lapangan Tembak Lebih Hati-hati

"Kami anggota DPR menempati gedung obyek vital tersebut untuk bekerja sesuai dengan amanat konstitusi. Selebihnya, tanggung jawab keselamatan kami ada di tangan pihak keamanan negara cq Pamobvit Mabes Polri atau domain pemerintah. Sehingga perlu tidaknya pemasangan kaca film yang dapat menahan terjangan peluru, terutama yang menghadap lapangan tembak itu diserahkan kepada pemerintah," pungkas politisi Golkar ini. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Sumber: dpr.go.id

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook