Rabu, 20 November 2019 WIB

Belum Menikmati Listrik 74 Tahun Indonesia Merdeka, PLN Segera Survei Siduadua Tapsel

Suwardi SinagaAhad, 18 Agustus 2019 21:29 WIB
Facebook
Manajer UP2K PLN UIW Sumut Tumpal Hutapea.

Indomedia.co - PT PLN IUW Sumatera Utara akan melakukan survei ke Siduadua, Dusun Hasahatan Dolok, Desa Dolok Sordang Julu, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara yang saat ini belum menikmati arus listrik.


Hal tersebut disampaikan oleh Manajer UP2K PLN UIW Sumut Tumpal Hutapea dalam sebuah Grup WhatsApp, Minggu (18/8/2019) malam.


"Terimakasih infonya, akan segera disurvey pak. Tks," tulis Tumpal.


Diberitakan sebelumnya, 74 tahun Indonesia merdeka, warga Siduadua, Dusun Hasahatan Dolok, Desa Dolok Sordang Julu, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara belum menikmati arus listrik dan pembangunan infrastruktur.


"Penduduknya memang cuma 60 orang dengan 30 orang lagi menempuh pendidikan keluar dusun, namun mereka adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berhak menikmati pembangunan dan buah kemerdekaan," ujar Rahmad Taufik Pardede, salah satu mahasiswa yang tergabung dalam PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Tapsel kepada wartawan, Sabtu (17/8/2019).


Dikatakannya, ia bersama rekannya dari IMM Tapsel sudah berkunjung ke Siduadua yang belum menikmati insfratruktur, baik jalan, jembatan, MCK dan listrik seperti daerah lainnya di Tapsel.


Anak-anak di sana yang masih duduk di bangku SD dan SMP harus berjalan kaki membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk sampai ke sekolah.


"Mereka harus menyeberang melewati dua sungai, ini tentu menjadi tantangan bagi mereka. Terkadang harus libur sekolah ketika arus air sungai meninggi," ungkap Rahmad.


Baca: 74 Tahun Indonesia Merdeka, Warga Siduadua Tapsel Belum Menikmati Listrik dan Pembangunan Infrastruktur


Ditambahkan Rahmad, bila malam tiba anak-anak belajar hanya dengan bantuan penerangan obor dari bambu walau dusun terdekat dengan mereka sudah dialiri listrik.


Demikian pula rumah-rumah penduduknya juga tidak memiliki tempat mandi, cuci, kakus (MCK).


Siduadua sudah berdiri sekitar 70 puluh tahun, memiliki kekayaan alam kulit manis yang mana penduduknya sehari-hari bekerja sebagai petani.


Menurut Rahmad, mereka dari PC IMM Tapsel menilai seharusnya Siduadua yang merupakan bagian dari Negara Indonesia yang hari ini memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-74, hendaknya ikut merasakan nikmat kemerdekaan dan keadilan pembangunan.


"Untuk itu kami meminta Pemkab Tapsel melalui dinas/instansi terkait turun melihat kondisi masyarakat Siduadua agar mereka dapat menikmati listrik, memberikan pembangunan jembatan untuk memperlancar akses anak sekolah dan masyarakat, serta MCK umum," harap Rahmad. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook