Sabtu, 21 September 2019 WIB

Didatangi Seratusan Bidan PTT, Ketua DPRD Madina Akan Panggil Dinkes, BKD dan DPKAD

MS PutraSelasa, 18 Desember 2018 22:32 WIB
MS Putra
Kedatangan Bidan PTT diterima Ketua DPRD Madina Maraganti Batubara di Ruangan Banmus, Selasa (18/12/2018).

Indomedia.co - Didatangi seratusan Bidan PTT di Gedung DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara, Selasa (18/12/2018), Ketua DPRD Madina Maraganti Batubara berjanji akan memanggil Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian Daerah, dan DPKAD.


Kedatangan seratusan Bidan PTT yang telah diangkat menjadi CPNS pada 31 Maret 2017 lalu ke Gedung DPRD Madina untuk mempertanyakan gaji mereka yang tertinggal selama enam bulan yakni mulai dari Maret sampai Agustus 2017 sewaktu menjadi Bidan PTT.


Sebelumnya para bidan ini juga sudah lama berjuang menuntut hak mereka mulai dari BKD, Dinas Kesehatan hingga ke DPKAD.

Kedatangan Bidan PTT diterima Ketua DPRD Madina Maraganti Batubara di Ruangan Banmus. (MS Putra)



Ketua DPRD Madina Maraganti Batubara didampingi Anggota Komisi IV Ludfan Nasution, dan Syamsir MN di Ruang Banmus menyampaikan, akan menyampaikan aspirasi para bidan tersebut kepada BKD, Dinas Kesehatan, dan DPKAD.


"Keluhan para bidan ini nanti akan dijawab ketiga instansi tersebut pada Tanggal 27 Desember 2017," katanya.


Menurut Ketua DPRD, sesuai surat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor: KP. 01.01/IV/153/2017 Tanggal 16 Februari 2017 tentang tindak lanjut dan penyampaian penetapan kebutuhan dan hasil seleksi Aparatus Sipil Negara (ASN)  di lingkungan Pemerintahan Daerah dari Pegawai Tidak Tetap Kementerian Kesehatan, pada poin lima disebutkan, Pemerintah Daerah wajib membayarkan gaji dan tunjangan lainnya bagi CPNS Daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.


Kemenkes menganggarkan penghasilan (gaji dan insentif) Dokter/Dokter Gigi/Bidan PTT Kemenkes yang akan diangkat menjadi CPNS Daerah sampai dengan Februari 2017. Kemudian Pemerintah Daerah diharapkan membayarkan penghasilan CPNS Daerah mulai Maret 2017. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook