Sabtu, 21 September 2019 WIB

Gerakan Masyarakat Cinta NKRI Demo MUI Sumut Tolak Politisasi Rumah Ibadah

Suwardi SinagaKamis, 07 Maret 2019 00:01 WIB
Istimewa
Pengurus MUI Sumut menerima perwakilan Gerakan Masyarakat Cinta NKRI, di Kantor MUI Sumut, Jalan Majelis Ulama, Sutomo Ujung, Medan, Rabu (6/3/2019).

Indomedia.co - Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Cinta NKRI berunjuk rasa, di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara, Jalan Majelis Ulama, Sutomo Ujung, Medan, Rabu (6/3/2019).


Dalam pernyataan sikapnya, massa menolak politisasi rumah ibadah, menolak ustaz dan ustazah serta tokoh nasional yang menghina Presiden.


"Kami akan tetap mengawal seluruh kegiatan masjid di Sumatera Utara agar terhindar dari upaya penguasaan kelompok kepentingan politik tertentu," tegas pengunjuk rasa.


Massa juga mengutuk ustaz yang memprovokasi jemaah dan menebar isu kebencian terhadap Presiden dan Wakil Presiden serta orang-orang di muka bumi.


Setelah berorasi, perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh Seketaris Umum MUI Sumut Akmaludin Syahputra, Ketua Bidang Sosial Abdul Hamid Ritonga, dan Wakil Bendahara Sotar Nasution.


Dalam pertemuan tersebut Ustaz Rudi dari Gerakan Masyarakat Cinta NKRI menyampaikan adanya orang yang berceramah seperti Sugi Nur menyampaikan ujaran kebencian. Sejumlah korban ceramah Sugi Nur di masjid Helvetia, Percut dan lainnya, bahkan ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut. MUI diharapkan mengambil sikap terkait Sugi Nur.


Pendemo juga menyampaikan bahwa konsep Islam Nusantara telah digiring menjadi kalimat yang tidak baik, oleh karena itu MUI diharapkan mengeluarkan fatwa tentang Islam Nusantara.


Menanggapi aspirasi pengunjuk rasa, Ketua Bidang Sosial MUI Sumut Abdul Hamid Ritonga mengatakan akan menyampaikan aspirasi pengunjuk rasa kepada Ketua Umum MUI Sumut. Mengenai Islam Nusantara, merupakan ide dari NU.


Unjuk rasa berlangsung berjalan lancar dan kondusif dengan kawalan aparat kepolisian di bawah pimpinan Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook