Sabtu, 21 September 2019 WIB

Kembali Erupai, Status Gunung Tangkuban Parahu Dinaikkan Menjadi Waspada

Suwardi SinagaJumat, 02 Agustus 2019 11:20 WIB
Istimewa
Hasil rekaman seismograf Gunung Tangkuban Parahu.

Indomedia.co - Gunung Tangkuban Parahu kembali erupsi pada Kamis (1/8/2019) pukul 20.07 WIB, 21.11 WIB, dan 21.28 WIB. Hasil rekaman seismograf tercatat empat kali gempa letusan, 255 kali gempa hembusan, empat kali gempa vulkanik dangkal, tremor menerus dengan amplitudo dominan 20 mm.


"Berdasarkan hasil pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu tercatat mencapai ketinggian 100-180 meter dari dasar kawah dan condong ke arah utara dan timur. Suara gemuruh terdengar dan sebagian material letusan jatuh kembali ke dalam kawah," ujar Plh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo kepada wartawan, Jumat (2/8/2019).


Erupsi kembali terjadi pada Jumat (2/8/2019) pukul 00.06 WIB, 03.57 WIB, dan 06.07 WIB, dengan tekanan sedang dan kolom abu bergerak ke arah Barat Laut. Melalui rekaman seismograf tercatat- 1 kali tremor letusan selama kurang lebih 2 jam.


"Berdasarkan hasil analisa data visual dan instrumental serta potensi ancaman bahayanya, maka disimpulkan tingkat aktivitas Gunung Tangkuban Parahu meningkat menjadi Level II (Waspada). Tingkat aktivitas tersebut dapat dievaluasi kembali sesuai dengan adanya potensi perubahan tingkat ancaman/bahaya aktivitas vulkanik," papar Agus.


Sementara itu masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu, pengunjung, wisatawan, pendaki diimbau untuk tidak mendekati kawah puncak dalam radius 1,5 kilometer dari kawah aktif dan mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba tanpa didahului oleh gejala vulkanik yang jelas. Selain itu kawasan Taman Wisata Alam Tangkuban Parahu sementara ditutup sementara hingga jarak aman.


"Kendati demikian, masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu diharap untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Selain itu warga juga dimohon agar tidak terpancing isu-isu tentang letusan Gunung Tangkuban Parahu dan harap selalu mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan pihak berwajib lainnya," pungkas Agus. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook