Jumat, 20 September 2019 WIB

Martin Manurung Caleg Termuda Dapil Sumut 2 Lolos ke Senayan

Suwardi SinagaJumat, 17 Mei 2019 21:17 WIB
Istimewa
Martin Manurung.

Indomedia.co - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem Martin Manurung dipastikan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Hal tersebut terlihat dari Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) di Website Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI).


Jika dibandingkan dari sembilan calon lain yang lolos dari Dapil Sumutera Utara 2, Martin Manurung merupakan kandidat yang usianya paling muda, yaitu 41 tahun. Sementara itu, sembilan calon terpilih lainnya, memiliki usia 45 tahun ke atas.


Dalam keterangan tertulis yang diterima Indomedia.co, Jumat (17/5/2019), sebut saja, Caleg PKS Iskan Qolba Lubis yang berusia 57 tahun, Caleg Golkar Lamhot Sinaga 46 tahun, dan Caleg PDIP Sihar Sitorus 50 tahun.


Berdasarkan Situng KPU, Partai Nasdem memperoleh dua kursi DPR dari Dapil Sumut 2, yang salah satunya dipastiikan diisi oleh Martin Manurung dengan perolehan suara hampir 70 ribu.


Di Partai Nasdem, selain sebagai salah satu pendiri partai, Martin Manurung memiliki posisi yang sangat strategis. Dengan usia yang masih terbilang muda, oria kelahiran Jakarta, 31 Mei 1978 ini dipercaya mengemban jabatan sebagai Ketua DPP Nasdem Bidang Hubungan Luar Negeri, serta Koordinator Wilayah Sumut Partai Nasdem.


Sebelumnya juga, pada 2011, Martin Manurug diberi tanggungg jawab memimpin dan membesarkan Organisasi Sayap Partai Nasdem, Garda Pemuda Nasdem.


Selain itu, tercatat ayah satu anak ini juga pernah dipercaya sebagai Koordinator Bidang Relawan pada Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK yang kemudian memenangkan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk periode 2014-2019. Saat Pemilihan Presiden 2019, ia kembali dipercaya menjadi Wakil Direktur Penggalangan dan Jaringan pada Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin.


Meski pernah mengalami kekalahan, Martin Manurung tidak lantas menyerah dan kapok untuk maju kembali dari Dapil Sumut 2 yang dikenal sebagai "Dapil Neraka".


Dalam setiap kali bertatap muka dengan masyarakat, Martin selalu menyatakan keinginannya untuk kembali maju, semata-mata hanya untuk mengabdi. Kalimat "Berjuang Untuk Mengabdi" itu pun ia tuliskan di baliho yang digunakan untuk berkampanye, yang tersebar di seluruh wilayah Dapil Sumut 2 yang meliputi Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan, Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Kota Gunungsitoli, Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba Samosir, Samosir, Padanglawas, dan Padanglawas Utara. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook