Jumat, 20 September 2019 WIB

Pelaku Bom Kartasura Dibaiat ISIS 2018, Tapi Tidak Tergabung Dengan Jaringan Teroris di Indonesia

Rabu, 05 Juni 2019 23:38 WIB
tribratanews.polri.go.id
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Indomedia.co - Pelaku percobaan bom bunuh diri yang menyasar Pos Polisi Kartasura, Rofik Ansharudin (22) sudah dibaiat ISIS sejak akhir 2018. Namun pelaku tidak masuk dalam jaringan teroris.


"Jadi pelaku tunggal, dia tidak masuk jaringan teroris yang selama ini dipantau Polri," ungkap Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, di Polda Jateng, Rabu (5/6/2019).


Kapolda Jateng melanjutkan, pelaku terpapar ajaran radikalisme karena aktif berkomunikasi dengan pimpinan ISIS di Suriah dengan menggunakan media sosial. Hingga akhirnya pada Senin (3/6/2019) malam dia melancarkan aksi tunggal sebagai bomber dengan sasaran Pos Polisi Kartasura.


"Jadi pelaku ini buat bom sendiri dan sudah direncanakan sejak 2018 lalu. Atas perintah siapa, kita masih dalami," jelas Irjen Pol Rycko Amelza.


Dilansir dari situs resmi Polri, Kapolda Jateng menegaskan bahwa polisi masih fokus mengumpulkan barang bukti yang disimpan pelaku di rumahnya.


"Tapi pelaku masih dalam perawatan dan kondisi stabil. Kita tidak mengejar pengakuan, secara pasti kita cari tahu terpapar ISIS dari media sosial ataukah dari mana," jelas mantan Gubernur Akpol tersebut. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook