Kamis, 15 November 2018 WIB

Pembukaan MTQ Nasional XXVII Berlangsung Spektakuler

Suwardi SinagaSenin, 08 Oktober 2018 09:21 WIB
Istimewa
Pembukaan MTQ Nasional XXVII Tahun 2018, di Astaka, Jalan Willem Iskandar, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara berlangsung meriah dan spektakuler, Minggu (7/10/2018) malam.

Indomedia.co - Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII Tahun 2018, di Astaka, Jalan Willem Iskandar, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara berlangsung meriah dan spektakuler, Minggu (7/10/2018) malam. Penataan panggung dengan tata cahaya yang artistik dan mempesona menyedot perhatian puluhan ribu warga masyarakat yang hadir.

Pembukaan MTQ Nasional XXVII Tahun 2018. (Istimewa)

Antusiasme masyarakat sangat besar menyaksikan pembukaan yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan didampingi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tersebut. Tarian kolosal delapan etnik asli daerah Sumut dibawakan oleh 250 orang penari. Penampilan penari ini menjadi luar biasa dengan tata pencahayaan dan aqua screen yang memukau.

Pembukaan MTQ Nasional XXVII Tahun 2018. (Istimewa)

Selanjutnya hadirin disuguhkan dengan penampilan grup musik Deen Assalam yang juga disandingkan dengan pembentukan formasi tulisan Allah, Muhammad dan MTQ oleh 2.400 pelajar. Ribuan pelajar tersebut memegang LED stick  yang menampilkan tulisan tersebut. Grup musik ibukota Bimbo turut memeriahkan acara dengan lagu bertema religi.

Pembukaan MTQ Nasional XXVII Tahun 2018. (Istimewa)

Meski persiapan acara terbilang singkat, namun hasil yang ditampilkan malam itu memuaskan. Jokowi didampingi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi  mengenakan pakaian adat Melayu. Pembukaan MTQ Nasional yang diikuti 1.550 kafilah dari 34 provinsi tersebut ditandai dengan pemukulan bedug dan Gordang Sambilan.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyebutkan gembira dan bangga Sumut dipercaya sebagai tuan rumah MTQN XVII. Bagi Sumut, pelaksanaan MTQN adalah momen dan motivasi untuk kerja keras, ikhtiar untuk memberikan kontribusi terbaik untuk kesejahteraan masyarakat Sumut yang bermartabat. Dia menyebutkan, kesukacitaan MTQN bukan hanya dirasakan umat Islam namun dirasakan umat agama lain. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook