Rabu, 26 Februari 2020 WIB

Pentas Kebudayaan Dari Pemuda Sumut Untuk Papua

Suwardi SinagaKamis, 12 September 2019 15:55 WIB
Istimewa
Kelompok pemuda asal Sumut menggelar pentas seni dan budaya bertemakan "Pemuda Dalam Harmoni Keberagaman" di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Rabu (11/9/2019).

Indomedia.co - Kelompok pemuda asal
Sumatera Utara (Sumut) menggelar pentas seni dan budaya bertemakan "Pemuda
Dalam Harmoni
Keberagaman" di Lapangan Merdeka, Kota Medan
, Rabu (11/9/2019).

 

Pementasan
tersebut menampilkan karnaval 25 baju adat
se-Indonesia, tari kolosal dari Papua, seni lukis
mural, dan pementasan seni
musik lainnya.

 

Ketua Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid
Indonesia (Prima DMI) Sumut

Irwansyah Nasution mewakili penyelenggara kegiatan,
menyebut Provinsi Sumut adalah miniatur Indonesia karena terdiri
atas berbagai suku dan
agama.

 

"Festival ini untuk menyatukan semua,
khususnya anak muda dalam bingkai Bhi
nneka Tunggal Ika," jelas Irwansyah yang akrab
disapa Ibey di lokasi acara.

 

Ia menyebut festival Pemuda Dalam Harmoni
Keberagaman Sumatera Utara untuk Indonesia
ini menampilkan beberapa kegiatan seperti tarian
kolosal, tarian daerah, karnaval baju daerah, puisi, band,
dan reggae.

 

"Di era digital saat ini generasi muda
sudah banyak lupa akan budaya. Makanya kami ingin memperkenalkan budaya yang
ada di Sumut. Keberagaman ini harus tetap dijaga, untuk kebaikan kita
bersama," urai Ibey.

 

Di tempat yang sama, perwakilan Ikatan Wartawan
Online (IWO) Kota Medan, Budi Warsito mengatakan pentas seni dan budaya ini
sebagai bentuk keharmonisan beragam suku yang ada di Indonesia.

 

"Ini adalah acara kebangsaan yang digagas
pemuda asal Sumut. Kita melibatkan berbagai elemen pemuda dalam pementasan seni
dan budaya," kata Budi.

 

Selain itu, pementasan seni dan budaya
tersebut sebagai pesan kerukunan dan kekeluargaan dari pemuda asal Sumut untuk
saudara setanah air di Papua.

 

"Indonesia terdiri atas beragam suku,
budaya dan agama. Kita saling menjaga, satu tersakiti, semua merasakan. Acara
pementasan ini juga mendapat antusias tinggi dari masyarakat," 
ujarnya.

 

Pantauan di lokasi acara satu persatu penampil
bergantian di panggung utama. Ada tarian break
dance
, tarian asal Tapanuli Selatan. Pementasan seni tersebut juga mendapat
antusias dari para penonton yang mengikuti alunan musik.

 

Kegiatan ini melibatkan sekira 3.000-an pemuda asal Sumut.
Acara tersebut digagas dan didukung oleh Prima DMI Wilayah Sumut, Masika ICMI
Orwil Sumut, BEM Nusantara, IWO Kota Medan, Unimed
, dan PT Inalum.

 



















































Acara dengan hastag #kitasumutuntukindonesia
tersebut turut dihadiri
oleh Kapolda Sumut Irjen Pol
Agus Andrianto, Pangam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, Rektor Unimed Syamsul Gultom, dan tokoh
masyarakat Sumut lainnya.
(***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook