Sabtu, 21 September 2019 WIB

Pentas Kebudayaan Dari Pemuda Sumut Untuk Papua

Suwardi SinagaKamis, 12 September 2019 15:55 WIB
Istimewa
Kelompok pemuda asal Sumut menggelar pentas seni dan budaya bertemakan "Pemuda Dalam Harmoni Keberagaman" di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Rabu (11/9/2019).

Indomedia.co - Kelompok pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) menggelar pentas seni dan budaya bertemakan "Pemuda Dalam Harmoni Keberagaman" di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Rabu (11/9/2019).

 

Pementasan tersebut menampilkan karnaval 25 baju adat se-Indonesia, tari kolosal dari Papua, seni lukis mural, dan pementasan seni musik lainnya.

 

Ketua Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (Prima DMI) Sumut Irwansyah Nasution mewakili penyelenggara kegiatan, menyebut Provinsi Sumut adalah miniatur Indonesia karena terdiri atas berbagai suku dan agama.

 

"Festival ini untuk menyatukan semua, khususnya anak muda dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika," jelas Irwansyah yang akrab disapa Ibey di lokasi acara.

 

Ia menyebut festival Pemuda Dalam Harmoni Keberagaman Sumatera Utara untuk Indonesia ini menampilkan beberapa kegiatan seperti tarian kolosal, tarian daerah, karnaval baju daerah, puisi, band, dan reggae.

 

"Di era digital saat ini generasi muda sudah banyak lupa akan budaya. Makanya kami ingin memperkenalkan budaya yang ada di Sumut. Keberagaman ini harus tetap dijaga, untuk kebaikan kita bersama," urai Ibey.

 

Di tempat yang sama, perwakilan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Medan, Budi Warsito mengatakan pentas seni dan budaya ini sebagai bentuk keharmonisan beragam suku yang ada di Indonesia.

 

"Ini adalah acara kebangsaan yang digagas pemuda asal Sumut. Kita melibatkan berbagai elemen pemuda dalam pementasan seni dan budaya," kata Budi.

 

Selain itu, pementasan seni dan budaya tersebut sebagai pesan kerukunan dan kekeluargaan dari pemuda asal Sumut untuk saudara setanah air di Papua.

 

"Indonesia terdiri atas beragam suku, budaya dan agama. Kita saling menjaga, satu tersakiti, semua merasakan. Acara pementasan ini juga mendapat antusias tinggi dari masyarakat," ujarnya.

 

Pantauan di lokasi acara satu persatu penampil bergantian di panggung utama. Ada tarian break dance, tarian asal Tapanuli Selatan. Pementasan seni tersebut juga mendapat antusias dari para penonton yang mengikuti alunan musik.

 

Kegiatan ini melibatkan sekira 3.000-an pemuda asal Sumut. Acara tersebut digagas dan didukung oleh Prima DMI Wilayah Sumut, Masika ICMI Orwil Sumut, BEM Nusantara, IWO Kota Medan, Unimed, dan PT Inalum.

 

Acara dengan hastag #kitasumutuntukindonesia tersebut turut dihadiri oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Pangam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, Rektor Unimed Syamsul Gultom, dan tokoh masyarakat Sumut lainnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook