Sabtu, 21 September 2019 WIB

Soal Kelompok Tani Jual Kerbau Bantuan, Ini Penjelasan Kadis Pertanian Madina

MS PutraSelasa, 20 Agustus 2019 21:12 WIB
MS Putra
Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhendra.

Indomedia.co - Terkait penjualan delapan ekor kerbau bantuan pemerintah oleh salah satu kelompok tani di Desa Hutapadang, Kecamatan Ulupungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhendra menyampaikan penjelasan.


"Delapan hewan kerbau yang dijual kelompok tani tersebut bukan bantuan Dinas Pertanian Mandailing Natal, tetapi bantuan Dinas Ketahan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumut," jelas Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhendra, di ruang kerjanya, Selasa (20/8/2019).


Ia mengatakan, bantuan kerbau tersebut pada saat itu langsung diserahkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumut kepada kelompok tani di Desa Hutapadang.


"Dinas Pertanian Madina terkait bantuan ini, hanya sebagai pembinaan atau pendampingan. Hal itu sudah kita lakukan," ujarnya.


Mengenai penjualan kerbau yang dilakukan kelompok tani tersebut, Kadis Pertanian Madina tidak pernah terlibat, dan bukan atas suruhannya.


"Terkait hal ini, Dinas Pertanian Madina sudah melayangkan dua kali surat teguran kepada kelompok tani itu," ungkapnya.


Surat pertama dilayangkan pada 10 Juli 2019, setelah kunjungan tim Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumut didampingi Dinas Pertanian Madina melakukan monitoring.


Dalam surat yang dilayangkan tersebut, Dinas Pertanian Madina meminta agar kelompok tani tersebut mengganti hewan kerbau yang telah mereka jual.


"Pada saat itu kelompok tani tersebut berjanji akan mengganti hewan kerbau tersebut dua minggu setelah Iduladha Tahun 2019," paparnya.


Kerena kolompok tani itu belum juga mengembalikan bantuan tersebut, maka Dinas Pertanian Madina melalui surat Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut kembali menyurati kolompok tani pada 9 Agustus dengan tujuan yang sama agar kolompok tani tersebut mengembalikan bantuan kerbau itu, ungkap Kadis Pertanian Madina. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook