Sabtu, 21 September 2019 WIB

Sosiolog UI Kastorius Sinaga: Presiden Harus Ambil Alih Masalah Papua

Suwardi SinagaRabu, 21 Agustus 2019 20:46 WIB
Dokumentasi
Sosiolog UI Dr Kastorius Sinaga.

Indomedia.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus mengambilalih masalah Papua.


Hal tersebut disampaikan oleh Sosiolog Universitas Indonesia Dr Kastorius Sinaga dalam keterangan tertulisnya kepada Indomedia.co, Rabu (21/8/2019).


"Agresi massa di Papua terjadi bak bola salju yang cepat menjalar dan membakar berbagai kota mulai Monokwari, Sorong, Fakfak dan Timika. Bila kerusuhan ini terus berlangsung maka Papua akan menjadi faktor utama disintegrasi nasional. Ini akan dapat berujung fatal bagi stabilitas dan keamanan nasional seperti pernah dialami pada kasus lepasnya Timor Timur di Tahun 1999," papar Kastorius.


Solusi permasalahan Papua tidak bisa dilihat parsial dari sudut keamanan saja. Bergesernya agresi massa dari sekadar ungkapan emosional akibat tindakan rasisme terhadap warga Papua di Jawa Timur ke motif kemerdekaan Papua dari NKRI harus ditanggapi secara serius oleh Pemerintah Pusat.


"Presiden Jokowi selaku Kepala Negara RI harus mengambilalih langsung situasi pengendalian Papua dan tidak menyerahkan tanggung jawab secara parsial dan teknis sektoral ke para pembantunya termasuk ke tangan TNI dan Polri sebagai leading sector untuk pemulihan keamanan," jelas Kastorius.


Papua saat ini menjadi barometer paling kritis atas adanya ancaman disintegrasi bangsa. Karenanya menjadi wajar bila Presiden mengambil alih seluruh penanganan masalah Papua termasuk dalam merumuskan platform penyelesaian Papua berjangka panjang. Bila tidak maka dikhawatirkan eskalasi kerusuhan akan berlangsung ke arah kebuntuan politik yang akan mengancam persatuan bangsa.


"Saatnya Presiden meletakkan prinsip human dignity bagi penyelesaian Papua. Papua tak bisa diselesaiakan hanya dari security approach dan pembangunan fisik infrastruktur. Namun terutama menempatkan kembali warga Papua setara dengan warga Indonesia secara keseluruhan. Penempatan martabat ras Papua sebagai entry point utama yang harus diprioritaskan oleh Presiden dalam penanganan masalah Papua ke depan dengan mengajak semua perwakilan masyarakat adat Papua dalam mencari solusi terbaik untuk Papua damai ke depan," pungkas Kastorius. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook