Sabtu, 21 September 2019 WIB

Syawal Gultom: Mari Kita Gaungkan NKRI Adalah Harga Mati

Suwardi SinagaKamis, 12 September 2019 16:15 WIB
Istimewa
Syawal Gultom.

Indomedia.co - Puncak kemeriahan malam pentas seni dan budaya bertemakan Pemuda Dalam Harmoni Keberagamankegiatan yang digelar Kelompok pemuda asal Sumatera Utara (Sumut), menampilkan karnaval 25 baju adat se-Indonesia, tari kolosal dari Papua, seni lukis mural, dan pementasan seni musik lainnya, di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Rabu (11/9/2019).

 

Tokoh Pendidikan Sumut, Syawal Gultom mengungkapkan apresiasinya atas event yang digagas oleh Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto tersebut.


“Karena itu dari Sumatera Utara kita gaungkan bahwa NKRI adalah harga mati,” tegasnya.

 

Salah satu yang terpenting dalam keberagaman di Indonesia, kata dia, adalah bagaimana bangsa ini menghargai para pahlawan dan mereka yang telah berjuang untuk kemerdekaan. Termasuk para pahlawan dari Indonesia bagian Timur.

 

Bangsa ini, lanjutnya, adalah bangsa yang tidak tahu bersyukur bila tidak menghargai mereka karena sudah mengorbankan waktu, harta, tenaga, dan nyawa untuk memerdekakan NKRI.

 

 Selain itu, hal lain yang harus diubah atau diperbaiki anak bangsa ini adalah cara berpikir.

 

“Bila seluruh warga negara memiliki cara berpikir yang positif maka tidak ada lagi rasa saling mencurigai dan mudah memahami seluruh perbedaan. Dan aspek utama yang dapat mengubah dan memperbaiki cara pikir adalah pendidikan,” sebutnya.

 

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto paling awal menyampaikan deklarasi perdamaian Papua. Deklarasi yang merupakan acara puncak dari event Pemuda dalam Harmoni Keberagaman juga diucapkan beberapa tokoh lain di atas panggung.

 

“Kami Indonesia bersumpah, berbangsa satu, berbahasa satu, bertanah air satu, bersatu damai untuk Papua,” tegas Kapolda.

 

Kemudian, Kapolda juga mengucapkan bersumpah menjaga dan merawat keberagaman dari Aceh sampai Papua.

 

“Kita semua bersaudara, Indonesia rumah bersama, Papua adalah Indonesia,” lanjutnya.

 

Beberapa tokoh lain kemudian melanjutkan pengucapan deklarasi. Deklarasi dilanjutkan antara lain oleh Tokoh Pendidikan Sumut Syawal Gultom, Rektor Unimed Syamsul Gultom, dan diakhiri Ketua Masika ICMI Orwil Sumut Rizky Emiliya.

 

Seusai mengucapkan sumpah mereka kemudian melakukan pemukulan gong tanda pengikatan sumpah. Lalu secara bersama mereka menyanyikan lagu Indonesia Pusaka dan diikuti seluruh masyarakat yang memadati Lapangan Merdeka.

 

Kegiatan ini melibatkan sekira 3000-an pemuda asal Sumut. Acara tersebut digagas dan didukung oleh Prima DMI Wilayah Sumut, Masika ICMI Orwil Sumut, BEM Nusantara, IWO Kota Medan, Unimed dan PT Inalum.


Acara dengan hastag #kitasumutuntukindonesia tersebut turut dihadiri, Kapolda Sumut, Pangdam I/BB, rektor Unimed dan tokoh masyarakat Sumut lainnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook