Sabtu, 21 September 2019 WIB

Tersangka Penganiayaan Anggota TNI-Polri di Jambi Jadi 59 Orang

Senin, 22 Juli 2019 10:38 WIB
tribratanews.polri.go.id
Polda Jambi kembali menetapkan 18 tersangka baru dalam kasus perusakan perusakan PT WKS, penganiayaan anggota TNI-Polri dan pencurian, di Jambi. Total tersangka kini menjadi 59 orang.

Indomedia.co - Polda Jambi kembali menetapkan 18 tersangka baru dalam kasus perusakan perusakan PT WKS, penganiayaan anggota TNI-Polri dan pencurian, di Jambi. Total tersangka kini menjadi 59 orang.


Para tersangka berasal dari Serikat Mandiri Batanghari (SMB). Penetapan tersangka itu berdasarkan hasil penyidikan dan bukti yang didapatkan tim gabungan TNI-Polri.


Dirkrimum Polda Jambi Kombes Pol M Edi Faryadi menjelaskan awalnya tim menangkap dan menetapkan 41 tersangka. Tim kemudian menangkap kembali 18 orang tersangka dari kamp kelompok SMB yang berada di dalam hutan Kabupaten Batanghari yang berbatasan dengan Kantor PT WKS di Distrik VIII Tanjungjabung Barat.


Dilansir dari situs resmi Polri, Senin (22/7/2019), dari tangan tersangka, polisi menyita dua senjata api rakitan, 14 senjata tajam dan empat bambu runcing serta beberapa ponsel. Pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Tim gabungan TNI-Polri saat ini masih berada di lokasi dan sekitar kawasan hutan tempat kelompok tersebut tinggal. Tim akan terus berjaga karena masih ada upaya blokade kawasan di perkantoran dan perumahan PT WKS di Distrik VIII tersebut.


"Mereka masih melakukan tindakan anarkis seperti memecahkan kaca mobil yang melintasi kawasan tersebut, maka Kepolisian dan TNI yang berjumlah sekitar 200 orang masih berjaga di kawasan tersebut untuk mengantisipasi adanya tindakan susulan yang dikhawatirkan bisa mereka lakukan dan polisi akan terus membersihkan kawasan itu," jelas Dirkrimum Polda Jambi.


Ke-59 orang tersangka itu terdiri atas 58 orang laki-laki dan seorang perempuan. Semua tersangka ditahan. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook