Ahad, 05 April 2020 WIB

Lomba Solu Bolon Diikuti 9 Tim

M JawiSelasa, 10 Desember 2019 23:46 WIB
M Jawi
Lomba Solu Bolon di Danau Toba diikuti sembilan tim, Selasa (10/12/2019).

Indomedia.co - Lomba solu bolon diikuti 9 tim dari berbagai
daerah, di Pantai Bebas Danau Toba, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera
Utara (Sumut), Selasa (10/12/2019).




Perlomban solu bolon
ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Danau Toba (FDT) pada hari kedua di
kawasan Danau Toba, Parapat, Kabupaten Simalungun.




Kepala Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Ria Nofida Telaumbanua mengatakan lomba solu bolon
merupakan perlombaan menggunakan perahu. Event ini harus diperbanyak agar menjadi
salah satu daya tarik wisatawan.




"Sebelumnya di
Balige juga pernah dilakukan solu bolon (tradisi). Nah d isini kita buatkan solu
bolon (dragon) ini kan rame," jelasnya di Pantai Bebas Danau Toba,
Parapat.




Dikatakannya, sesuai
aturan setiap tim itu ada 12 orang, dua orang cadangan.




"Sebenarnya
peminatnya besar, Balige mau kirim tapi persiapannya kurang karena stamina
harus fit mempergunakan tenaga yang kuat, harus cek kesehatan sanggup enggak
dia mengikuti lomba ini. Jangan nanti di Danau itu kan resikonya berat, apalagi
ini kan dilihat luar negeri," terangnya.




Menurutnya, sembilan tim
jadi peserta yang bertanding itu bukan hasil seleksi namun memang sudah siap
secara fisik untuk bertanding.




"Kalau untuk solu
bolon ini kan saya rasa terbatas orangnya, tidak semua bisa. Karena secara
fisik kan orangnya harus siap. Apalagi ini kan kelompok juga. Secara fisik dan
tim juga diperlukan. Karena kan kegiatan kita di Danau Toba, jadi harus
seimbang kegiatannya di darat dan di air," sebutnya.




Ke depan, lanjutnya,
ini menjadi tolak ukur Pemprov Sumut untuk lebih baik lagi, lebih banyak lagi
kegiatannya dan persiapannya lebih matang lagi.




"Banyak yang
datang, bukan hanya di sekitar kita, dari luar kota juga bisa datang,"
harapnya.




Soal pengunjung atau
penonton yang sepi setiap kegiatan, Ria menampiknya.




"Kalau
penonton/pengunjung, ini kan karena hari kerja/sekolah tapi nanti kalau sore
bisa masuk pengunjungnya," bebernya.




Koordinator Pelaksana
Solu Bolon Terbit Tarigan menambahkan solu bolon ini merupakan tradisi yang
sudah dilakukan nenek moyang yang digunakan untuk mencari ikan.




"Nah saat ini ada
permainan di Festival Danau Toba (FDT), makanya kita buat yang di air. Tahun
depan akan ada lomba lainnya lagi seperti cari koin dalam air untuk anak-anak,
karena tujuan kita kan salah satunya menarik wisatawan khususnya mancanegara
yang ditargetkan pusat 1 juta, namun Pak Gubernur bilang jangan muluk-muluk
sama Bu Kadis, 500 ribu aja sudah bagus," ujarnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Berita Terkait
    Komentar
    0 Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    Komentar Facebook